stat counter Pria di Depok Beli Motor Sport Pakai Koin Receh & Cash | Aceh Online Magazine

WOW, Pria di Depok Beli Motor Sport Pakai Koin Receh & Cash

Pegawai showroom sedang menghitung uang koin untuk pembayaran motor sport | Photo: Copyright ©2016 Merdeka.com

Pegawai showroom sedang menghitung uang koin untuk pembayaran motor sport | Photo: Copyright ©2016 Merdeka.com

ATJEHCYBER.com – Ketika membeli sesuatu apalagi jika harganya mahal, sebagian besar dari kita akan lebih suka membelinya memakai uang pecahan 100 ribuan atau juga dengan cara transfer. Selain hal ini sangat praktis, membeli dengan cara pembayaran menggunakan uang pecahan 100 ribuan juga transfer akan memudahkan pembeli dan pedagang untuk bertransaksi. Namun, membeli sesuatu yang mahal dengan uang pecahan 100 ribuan atau transfer tak dilakukan oleh seorang pria asal Depok berikut ini.

Dikutip dari laman merdeka.com, pria yang bernama Setiadi telah membeli motor sport yakni Honda CBR di sebuah showroom di Jalan Raya Sawangan, Depok menggunakan koin receh seribuan. Tidak tanggung-tanggung, saat dibawa ke showroom dan diserahkan ke pegawai showroom, uang receh tersebut ada sebanyak 2 kardus dan 1 ember penuh. Untuk ember yang digunakan adalah ember cat tembok untuk cat tembok seberat 25 kg.

Yulia Anggraini, seorang sales marketing showroom mengatakan, “Ia membawa 2 kardus dan 1 ember uang koin seribuan. Katanya, bapak Setiadi sudah mengumpulkan koin seribuan tersebut selama lima tahun terakhir. Ia mengumpulkan koin itu untuk membeli motor CBR. Ini konsumen pertama yang membeli motor dan membayar cash dengan uang koin. Saya sempat koordinasikan ini ke pimpinan, terus pimpinan menyuruh saya menerimanya.”

Dari laporan yang ada, Setiadi telah menghubungi pihak showroom sejak dua bulan lalu. Ia bertanya apakah showroom bersedia menerima pembayaran motor menggunakan uang koin. Pihak showroom pun mengaku bersedia. Tapi, sebulan setelah bertanya akan hal ini, Setiadi tidak menghubungi lagi. Pihak showroom pun mengira bahwa Setiadi tidak jadi beli motor sport. Lantas, pada pekan lalu , Setiadi menghubungi pihak showroom kembali dan ia benar-benar akan membayar motor sport idamannya dengan uang koin seribuan.

Yulia mengatakan, “Tahu-tahu Minggu kemarin dia datang lagi. Dia bilang mau mencuci uang koinnya dulu karena takut kotor setelah disimpan selama 5 tahun. Menghitung uang koin ini capek sih. Saya kira enggak bakal begini. Baru kali ini ada yang bayar motor secara cash pakai uang koin. Meski begitu, kami harus melayaninya dengan baik.”

Untuk motor sport yang hendak dibeli Setiadi sendiri dikatakan dibandrol dengan harga Rp. 33.425.000. Karena harganya tidak sedikit, para pegawai sales di showroom tersebut harus teliti dalam menghitung uang koin yang dibawa oleh Setiadi. Jika proses perhitungan yang dilakukan semua pegawai lancar, sehari mereka bisa menghitung hingga 25 juta rupiah. Sisanya, uang tersebut akan dihitung lagi di hari berikutnya dan motor yang telah dibeli oleh Setiadi pun bisa dilakukan serah terima.(Vemale)