stat counter Abdullah Puteh Kembali Calonkan Diri Jadi Gubernur Aceh | Aceh Online Magazine

Abdullah Puteh Kembali Calonkan Diri Jadi Gubernur Aceh

Ir H Abdullah Puteh MSi - Serambi Indonesia

Ir H Abdullah Puteh MSi – Serambi Indonesia

ATJEHCYBER.comIr H Abdullah Puteh MSi (68), didampingi sejumlah tokoh-tokoh senior Aceh angkatan 2000, Kamis (17/3/2016) pagi, mendeklarasikan dirinya maju sebagai kandidat gubernur Aceh periode 2017-2022 pada Pilkada 2017.

Deklarasi itu dilakukan Abdullah Puteh di masjid dalam Kompleks Ma’had Darul Ihsan, Pesantren Tgk Hasan Krueng Kalee, Desa Siem, Kecamatan Darussalam, Aceh Besar.

Hadir dalam deklarasi tersebut Pimpinan Pesantren Tgk Hasan Krueng Kalee, H Waisul Qarani Aly, Thanthawi Ishak SH (mantan Sekda Aceh), Drs Abu Yus (mantan ketua DPRA), A Munir Aziz MPd (Sekretaris Forum Komunikasi Kabupaten/Kota Se-Aceh, Ir Zaidan, Aminullah Usman MM, Syahril AK, imam masjid setempat, serta 900 orang santri dan santriwati dayah tersebut.

Waisul menyebut acara deklarasi itu sebagai forum reuni bagi tokoh-tokoh Aceh angkatan 2000. Waisul juga mengingatkan bahwa Puteh adalah deklarator pemberlakuan syariat Islam secara kafah di Aceh pada tahun 2002.

“Mudah-mudahan syariat Islam dapat lebih membumi di Aceh di tangan pemimpin yang terpilih nantinya yang mampu membawa perubahan dan kebaikan bagi seluruh rakyat Aceh,” ujar Waisul.

Deklarasi itu dilanjutkan dengan silaturahmi Abdullah Puteh dengan puluhan anak yatim dan penyerahan santunan dari Puteh kepada mereka.(Harian Serambi Indonesia)

  • 6 Alasan Abdullah Puteh Mencalon Jadi Gubernur Aceh

Dalam pidato pendeklarasiannya sebagai calon gubernur Aceh di Desa Siem, Kecamatan Darussalam, Aceh Besar, Kamis (17/3/2016), Ir Abdullah Puteh MSi menyebutkan ada enam alasan mengapa dia maju sebagai calon gubernur Aceh periode 2017-2022.
Ini dia alasannya:

Pertama, berdasarkan diskusi dengan sahabat-sahabat, dan tokoh masyarakat Aceh, serta dengan para alim ulama, mereka mengharapkan Puteh agar meluangkan waktu untuk maju kembali mencalonkan diri sebagai bakal calon gubernur Aceh pada Pilkada 2017 melalui jalur perseorangan (independen).

Kedua, apabila orang-orang yang cerdas dan mempunyai sedikit pengalaman yang lebih baik, tidak mau ambil bagian dan tak peduli terhadap fungsi kepemimpinan dalam suatu masyarakat, maka tunggulah saatnya masyarakat itu akan dipimpin oleh mereka yang tidak mempunyai ilmu pengetahuan.

Ketiga, apabila kekuatan kebenaran dan kebaikan itu tidak diorganisir dengan sebaik-baiknya, maka kebenaran dan kebaikan itu akan dikalahkan oleh kebatilan dan kejahatan.

Keempat, apabila suatu urusan atau pekerjaan diserahkan kepada orang-orang yang bukan ahlinya, maka tunggulah kehancurannya (Alhadis).

Kelima, Allah Swt telah berjanji di dalam kitab suci-Nya bahwa kekuasaan (jabatan itu) akan digilirkan kepada orang-orang yang disukai-Nya. Kekuasaan itu hanya milik Allah Swt, bukan milik manusia. Allah akan berikan kemuliaan kepada orang-orang yang ia kehendaki; dan Allah berikan kehinaan kepada orang-orang yang Ia kehendaki. Allah Mahakuasa untuk melakukan semua itu. Di sinilah nilai-nilai keimanan kita diuji dan dipuji oleh Allah, sesuai dengan tingkat kesadaran dan keikhlasan kita dalam menerima hukum takdir Allah.

Keenam, berdasarkan kepada hukum bahwa mencalonkan diri sebagai gubernur/wakil gubernur adalah suatu kewajiban bagi mereka yang memiliki kemampuan dan dilindungi oleh undang-undang. Terpilih atau tidaknya seseorang, semuanya terpulang kepada rakyat yang memilihnya secara demokratis, langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.
Puteh juga menggagas Tri Bakti Rakyat. Muatan dari Tri Bakti Rakyat ini adalah 1) Menegakkan syariat Islam, 2) Revolusi pertanian, dan 3) Revolusi birokrasi. “Seluruh aparat birokrasi kita dorong dan doakan agar hatinya benar-benar berpihak kepada anak yatim dan fakir miskin,” kata Puteh.

Akademisi, peneliti, dan pengusaha diminta Puteh bekerja sama dengan pemerintah untuk membuka lapangan kerja di Aceh.

Ia juga berjanji, jika terpilih, akan mengangkat seluruh tenaga honorer di Aceh sesuai tingkat pendidikan dan skill-nya. (#)(Harian Serambi Indonesia)

You must be logged in to post a comment Login