stat counter Biadab, Bayi Laki-laki Dibuang di Pasar Pagi | Aceh Online Magazine

Biadab, Bayi Laki-laki Dibuang di Pasar Pagi

bayi-kecil-imutAtjehcyber.com – Tingkah melebihi hewan kembali dilakoni anak manusia. Untuk kesekian kalinya, warga Bireuen digegerkan temuan se sosok bayi merah yang sengaja ditelantarkan di bangunan ruko pada eks lahan PJKA kawasan Dusun Meunasah Capa Utara, Desa Meunasah Capa, Kota Juang Bireuen, Senin (16/2) malam.

Saat ditemukan, kondisi bayi kedinginan dan masih terlilit tali pusar. Dipastikan bayi malang yang kini telah evakuasi ke RSUD Birueun itu sengaja dibuang di lokasi yang juga takl jauh dari pasar pagi itu.

Informasi diperoleh Prohaba, saat itu seorang warga Bireuen pulang menjual jeruk di pasar pagi menggunakan sepeda motor. Saat melintas  di lorong bangunan yang sedang dibangun, ia mendengar suara tangisan bayi. Ketika memastikan ada bayi yang tergeletak, penjual jeruk itu memberitahukan warga lainnya.

Bayi malang itu diletakkan di atas satu papan yang di bawahnya terdapat tumpukan ikatan besi untuk tiang bangunan. Informasi adanya bayi dibuang terus merebak, puluhan warga mendatangi tempat bayi diletakkan. Bayi itu dibungkus kain sarung batik panjang, saat tiba di lokasi, warga menemukan satu botol dot.

Berbekal informasi dari sejumlab warga setempat, anggota Polres Bireuen segera ke lokasi temuan bayi. Bayi telantar itu segera dibawa ke RSUD Bireuen untuk perawatan lebih lanjut.

Kapolres Bireuen, AKBP M Ali Kadhafi SIK melalui Kapolsek Kota Juang  AKP Marwansyah mengatakan, pihaknya sedang mencari pembuang bayi tersebut. Perbuatan tersebut sangat menyesakkan dada, karena bayi yang diperkirakan baru berumur satu minggu dibuang di pasar Bireuen. Orang tua si bayi dipersalahkan melanggar Undang-Undang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. Bayi tersebut hingga kemarin masih berada di ruang rawat bayi RSUD Bireuen, dan kondisinya sudah membaik.

You must be logged in to post a comment Login