stat counter BPJS Tidak Aktif, Bayi Malang Asal Langsa Tidak Bisa Dioperasi | Aceh Online Magazine

BPJS Tidak Aktif, Bayi Malang Asal Langsa Tidak Bisa Dioperasi

Anggota DPD RI asal Aceh H.Sudirman alias Haji uma melakukan kunjungan terhadap bayi yang merupakan pasien dirumah Sakit Umum Zainoel Abidin Banda Aceh. (Klikkabar.com)

Anggota DPD RI asal Aceh H.Sudirman alias Haji uma melakukan kunjungan terhadap bayi yang merupakan pasien dirumah Sakit Umum Zainoel Abidin Banda Aceh. (Klikkabar.com)

AJEHCYBER.com – Nasyauqi, seorang bayi asal Kota Langsa dirujuk ke Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSU ZA) Banda Aceh, Jumat kemarin, 1 April 2016. Sang bayi dirujuk untuk menjalani operasi usus di rumah sakit tersebut.

Namun bayi malang itu hingga kini masih belum bisa menjalani operasi. Operasi terkendala karena BPJS yang bersangkutan hingga sabtu, 2 April pagi, masih belum aktif. Pihak keluarga hingga kini masih mengurus proses administrasi tersebut.

Menurut sumber media ini, bayi yang baru berusia 10 hari itu baru bisa menjalani operasi setelah BPJS-nya dinyatakan aktif. Sementara proses itu harus menunggu waktu selama 14 hari. Hingga kini, bayi tersebut masih dirawat di ruang NICU RSU ZA. []

*Haji Uma Bezuk Bayi Korban BPJS

Anggota DPD RI asal Aceh H.Sudirman alias Haji uma melakukan kunjungan terhadap bayi yang merupakan pasien dirumah Sakit Umum Zainoel Abidin Banda Aceh.

Bayi laki – laki yang baru berumur sekitar 10 hari bernama Nasyauqi itu harus dioperasi lantaran ada kelainan pada saluran pembuang air besar serta mengalami penyakit kepala membesar.

Hingga kemarin siang, Sabtu 2 April 2016  kedua orang tua Nasyauqi harus mengeluarkan biaya perawatan mencapai puluhan juta rupiah lantaran belum bisa ditanggung oleh BPJS Kesehatan, sesuai dengan pengakuan Romansyah dan Agustina yang merupakan orang tua bayi.

“Saya hanya sopir, apalagi sekarang nganggur, dimana saya dapat uang, tolong saya pak,” ujar Romansyah kepada Haji Uma di ruang Nicu RSU Zainoel Abidin.

Anggota DPD RI yang memang membidangi masalah kesehatan tersebut langsung menenangkan kedua orang tuanya seraya mengatakan” Insya Allah akan saya bantu,” kata haji uma.

Tidak lama kemudian, Sudirman langsung melakukan komunikasi dengan dokter yang menangani bayi yang kemudian dilanjutkan pertemuan dengan wakil direktur RSU ZA membicarakan persoalan bayi tersebut.

“Kalau dioperasi tanpa ditanggung BPJS, harus ada dana ratusan juta, pat dikenek coknyan,” ungkap Sudirman alias Haji Uma.