stat counter Dewan Desak Wali Kota Benahi Fasilitas Umum | Aceh Online Magazine

Dewan Desak Wali Kota Benahi Fasilitas Umum

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa aduddin Djamal mendengarkan pemaparan tentang pilot project implementasi rencana pita lebar (broad band) Indonesia 2015 dari putra mantan presidien BJ Habibie yang juga Ketua Tim Pelaksana Detiknas, Dr Ing Ilham Akbar Habibie MBA di Aula Wali Kota Banda Aceh, Selasa (28/4). SERAMBI/M ANSHAR

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa aduddin Djamal mendengarkan pemaparan tentang pilot project implementasi rencana pita lebar (broad band) Indonesia 2015 dari putra mantan presidien BJ Habibie yang juga Ketua Tim Pelaksana Detiknas, Dr Ing Ilham Akbar Habibie MBA di Aula Wali Kota Banda Aceh, Selasa (28/4). SERAMBI/M ANSHAR

AtjehCyber.com – Anggota DPRK Banda Aceh mendesak Wali Kota setempat, Illiza Sa’aduddin Djamal membenahi semua fungsi pelayanan dan fasilitas umum yang rusak. Mereka menilai, pembenahan ini perlu cepat ditanggulangi karena mendesak dan penting.

Para anggota DPRK menyampaikan hal ini dalam rapat paripurna penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi DPRK Banda Aceh di Gedung DPRK setempat, Selasa (28/4). Penyampaian ini menanggapi 20 rancangan qanun (Raqan) usulan Wali Kota Banda Aceh. Rapat itu dipimpin Wakil Ketua DPRK, Heri Julius SSos didampingi Ketua DPRK, Arif Fadhillah SKom. Turut hadir Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal.

Juru bicara (Jubir) Fraksi PKS-Gerindra, Zulfikar ST mengatakan Pemko Banda Aceh perlu cepat memperbaiki dan melakukan perawatan sejumlah badan jalan yang berlubang, termasuk jalan di gampong- gampong, seperti ruas jalan di Desa Pango, Mibo, Neusu, dan Lambaro Skep.

Fraksi PKS-Gerindra juga menyorot drainase tak berfungsi maksimal ketika musim hujan. Karena itu, perlu penanganan segera dengan membembersihan dan mengeruk. “Kotorannya sangat banyak dan sendimen lumpurnya tinggi. Akibatnya saat hujan deras menguyur, beberapa tempat tergenang karena drainase kurang berfungsi,” kata Zulfikar di hadapan 17 anggota DPRK yang hadir dari total 30 anggota dewan.

Lebih lanjut, Zulfikar juga mengkritik persoalan pemenuhan air bersih yang selama ini dikeluhkan warga. “Saat ini masih banyak desa yang kesulitan mendapatkan air bersih hingga berminggu, bahkan berbulan. Karena itu, kami meminta Wali Kota segera mengatasi kesulitan air bersih secara serius, sistematis, dan strategis,” harap Zulfikar.

Sementara itu, Fraksi Partai NasDem meminta Pemko terus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Banda Aceh. “Kita berharap dengan meningkatnya PAD dapat dialokasikan lebih banyak ke sektor pelayanan publik,” kata jubir Fraksi Partai NasDem, Ir M Ali. Desakan yang sama juga disampaikan pihak Fraksi Partai Demokrat, Fraksi Partai Aceh, Fraksi Persatuan Pembangunan Amanat Indonesia, dan Fraksi Gabungan Partai Golkar dan Partai Damai Aceh. Usai penyampaian pandangan umum dari masing-masing fraksi, pimpinan rapat menunda rapat dan melanjutkan pada Kamis, 30 April mendatang. Agendanya mendengar penyampaian jawaban Wali Kota Banda Aceh.

Secara terpisah kemarin di Banda Aceh, Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal saat ditanyai Serambi terkait tidak maksimalnya fungsi drainase ketika musim penghujan, seperti diberitakan dua hari lalu, berjanji tahun ini akan membenahi persoalan itu. “Ada beberapa lokasi yang harus kita evaluasi karena terdapat sendimen yang mulai meninggi dan harus segera dibersihkan dengan cara dikerok. Tahun ini hal itu sudah masuk dalam program kita untuk membersihkan sendimen itu,” jawab Illiza.

Illiza juga mengimbau warga peduli lingkungan, terlebih di saat musim penghujan. Warga diminta respons terhadap persoalan seperti drainase sumbat yang sering kali menyebabkan tergenangnya air di beberapa titik.

Dikutip dari : Serambinews.com

You must be logged in to post a comment Login