stat counter Di Lhong, Anak Bunuh Ayah Kandung | Aceh Online Magazine

Di Lhong, Anak Bunuh Ayah Kandung

150615102pembunuhan-pisau

Ajehcyber.com – Warga Gampong Lamjuhang, Dusun Mata Ie, Kecamatan Lhoong, Aceh Besar, dihebohkan oleh peristiwa pembunuhan yang dilakukan Armia (35) terhadap ayah kandungnya, M Jamil MK (70) Selasa (15/9) pagi. Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh Jamilah, istri almarhum yang bermaksud membangunkan suaminya untuk melaksanakan shalat subuh.

Kapolres Aceh Besar, AKBP Heru Novianto SIK, melalui Kasat Reskrim AKP Machfud SH MM, mengatakan, pelaku pembunuhan M Jamil, tak lain adalah anak kandung Armia. Pria itu selama ini diduga mengalami gangguan jiwa alias putoh kawat. “Menurut tetangganya, Armia memang ada gangguan jiwa. Tapi, selama ini pelaku sudah jarang kambuh,” kata Machfud.

Kasat Reskrim Polres Aceh Besar itu mengatakan, penganiayaan berat yang dialami korban membuat almarhum meninggal dunia. Pada saat Jamilah masuk ke kamar suaminya yang sering memilih tidur bersama anak laki-lakinya itu, ia mendapati sang suami dalam kondisi sekarat, dan wajah berlumuran darah.

Melihat hal itu dan sesuatu hal telah terjadi dengan suaminya, Jamilah langsung menjerit meminta tolong pada tetangga. Jamilah pun sempat memastikan anaknya Armia berada di mana. “Pelaku terlihat duduk di teras depan rumahnya. Warga yang berdatangan ke rumah itu langsung menolong korban dan melarikannya ke Puskesmas Lhoong dan korban menghembuskan nafas terakhir dalam perjalanan ke Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin, Banda Aceh,” ungkap Machfud.

Ia menjelaskan korban mengalami luka serius. Selain darah memenuhi wajah, telinga, dan hidung, rahang korban juga patah. Besar dugaan korban diinjak-injak oleh pelaku, karena dari lokasi kejadian tidak ditemukan benda apapun yang digunakan oleh pelaku untuk menganiaya ayah kandungnya itu, baik senjata tajam maupun benda tumpul lainnya. “Personel Polsek yang tiba di lokasi berhasil men gamankan pelaku yang masih duduk di teras rumahnya. Sejauh ini kami masih mencari tahu, apa yang bersangkutan pernah dirawat di rumah sakit jiwa atau hanya sebatas pengakuan kalau pelaku mengalami gangguan jiwa. Kami juga akan mengupayakan meminta pandangan saksi ahli, kalau pelaku memang tidak pernah dirawat,” ujar Machfud.

Hingga kemarin, sebutnya pelaku masih diamankan pihak Polsek Lhoong dan belum diminta keterangan. “Tahap awal, kami akan lakukan pen gamatan terhadap prilaku pelaku, sebelum kita memutuskan yang bersangkutan memang mengalami gangguan jiwa,” demikian Machfud.(mir)

You must be logged in to post a comment Login