stat counter Dibacok Pria Putoh Kawat, Seorang PNS di Lhoksukon Kritis | Aceh Online Magazine

Dibacok Pria Putoh Kawat, Seorang PNS di Lhoksukon Kritis

Dibacok Pria Putoh Kawat, PNS Kritis

ATJEHCYBER.com – Abdul Samad (50) PNS asal Desa Blang Seupeng Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara, Sabtu (28/5) siang, dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis bersimbah darah. Pria setengah abad itu dibacok oleh M Adam (38), asal Kecamatan Paya Bakong yang diduga putoh kawat alias gangguan jiwa.

Insiden tak terduga itu terjadi saat Abdul Samad sedang membuat pagar kebunnya di kawasan Gampong Blang Seupeng. Akibat tebasan parang pelaku, pegawai Kantor Camat Pirak Timu tersebut harus dirujuk ke Rumah Sakit Umum (RSU) Cut Meutia Aceh Utara.

Informasi yang diperoleh Prohaba kejadian itu berawal ketika korban sedang membuat pagar kebun miliknya, menggunakan bambu. Tanpa diketahui oleh korban, tiba tiba dari belakang muncul M Adam dan langsung membacok di bagian bahu, sehingga korban terjatuh. “Melihat pria itu hendak membacok lagi, korban langsung berusaha bangkit dan lari,” kata Keuchik Blang Seupeng Bukhari, Sabtu (29/5).

Tapi kata Keuchik, pelaku berhasil menarik kaki korban, lalu pelaku menusuknya dengan sebilah parang. Saat itu, korban berusaha merampas parang yang berada di tangan pelaku tersebut. “Beruntung saat itu korban sempat meminta tolong kepada warga, sehingga dalam waktu yang tak lama warga berdatangan ke lokasi itu, lalu pelaku langsung kabur,” kata Keuchik.

Warga membawa korban ke Puskesmas Matangkuli untuk mendapat perawatan medis. Namun, karena kondisi korban parah, sehingga harus dirujuk ke Rumah Sakit Umum (RSU) Cut Meutia Aceh Utara untuk mendapat perawatan instensif. “Dalam perjalanan ke rumah sakit itu korban sudah pingsan, karena banyak mengeluarkan darah dari bagian lukanya,” katanya.

Ditambahkan keuchik, setelah mendapat perawatan di rumah sakit, sekarang kondisi korban sudah membaik. “Saya barusan (kemarin red) pulang dari rumah sakit itu, dan kondisinya sekarang sudah mampu berbicara. Namun, korban belum bisa bergerak, karena kondisinya lukanya masih parah,” katanya.

Sementara itu Kapolres Aceh Utara AKBP Wawan Setiawan melalui Kapolsek Matangkuli Iptu Samsul Bahri, secara terpisah menyebutkan, setelah mendapat informasi pembacokan itu, petugas langsung ke lokasi kejadian untuk menyelidiki kasus tersebut. Setelah mendapatkan keterangan dari warga, lalu petugas langsung mendatangi rumah pria tersebut.

“Kemudian pria itu langsung kita tangkap di rumahnya di Desa Geullumpang Pirak Kecamatan Paya Bakong tanpa perlawanan bersama barang bukti sebilah parang yang berlumuran darah. Kemudian dia kita amankan ke Polsek Matangkuli. Untuk proses selanjutnya, petugas akan membawanya ke rumah sakit untuk memastikan apakah ia mengalami gangguan jiawa atau tidak,” pungkas Kapolsek Matangkuli.(jaf/prohaba.co)