Home Nanggroe Ditelantarkan, Taman Legos Lhokseumawe Dijarah

Ditelantarkan, Taman Legos Lhokseumawe Dijarah

587
0
SHARE

Kawasan Taman Legos, Pusong Baru, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe. (c) Atjehpost
Kawasan Taman Legos, Pusong Baru, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe. (c) Atjehpost

Atjehcyber.com – Sejumlah fasilitas Kawasan Taman Legos, Pusong Baru, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, sudah dijarah lantaran ditelantarkan (tidak difungsikan) setelah dibangun dengan anggaran tahun 2012 dan 2013 senilai Rp1,6 miliar lebih.

Pantauan Atjehpost.co, Sabtu, 31 Januari 2015, sebagian pagar baja tahan karat (stainless) dan lampu pagar Kawasan Taman Legos di lokasi bekas terminal angkutan kota itu, sudah hilang. Selain itu, atap bangunan kantin dan sejumlah fasilitas lainnya tampak sudah rusak.

“Sudah dijarah dan banyak (fasilitas) yang rusak karena Taman Legos itu tidak dipergunakan setelah dibangun. Kesannya itu seperti proyek mubazir jika tidak ingin disebut proyek ‘Abu Nawas’,” kata Sekretaris Gampong Pusong Baru, Ismadi saat dihubungi lewat telpon seluler.

Kawasan Taman Legos, Pusong Baru, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe. (c) Atjehpost
Kawasan Taman Legos, Pusong Baru, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe. (c) Atjehpost

Ia mengaku tidak mengetahui pelaksana proyek tersebut. “Yang jelas itu proyek pemerintah, tapi kita tidak tahu di bawah dinas apa dan siapa kontraktornya, karena pemerintah tidak melakukan serah terima kepada kita,” ujarnya.

Sekretaris Gampong Pusong Baru ini berharap Pemerintah Lhokseumawe segera memfungsikan Kawasan Taman Legos. Jika tidak, ia mengkhawatirkan akan semakin banyak fasilitas yang hilang dan rusak. “Jangan dibiarkan seperti itu, seharusnya dimanfaatkan dan dikelola dengan baik,” kata Ismadi.

Data diperoleh Atjehpost.co dari laman resmi Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Lhokseumawe, proyek tersebut di bawah Satuan Kerja Dinas Pekerjaan Umum (PU) setempat. Mulanya proyek “Revitalisasi Kawasan Legos-Pusong Lsm” itu dikerjakan tahun 2012 dengan pagu senilai Rp1,1 miliar lebih. Berikutnya, proyek “Revitalisasi Kawasan Legos Pusong Lhokseumawe (lanjutan)” dikerjakan pada 2013 dengan pagu Rp500 juta.

Sekretaris Dinas PU Kota Lhokseumawe Nirwansyah membenarkan proyek Kawasan Taman Legos itu dikerjakan tahun 2012 dan 2013.

“Tapi bagaimana tindak lanjutnya mohon ditanyakan ke Safaruddin, PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) proyek itu. Dia yang lebih tahu teknisnya,” kata Nirwansyah. Dihubungi terpisah, telpon seluler Safaruddin tidak aktif.

Kawasan Taman Legos, Pusong Baru, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe. (c) Atjehpost
Kawasan Taman Legos, Pusong Baru, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe. (c) Atjehpost

Sekretaris Kota Lhokseumawe Dasni Yuzar mengatakan proyek Kawasan Taman Legos sumber dana Otonomi Khusus (Otsus) tahun 2012 dan 2013 di bawah Dinas PU setempat.

“Dulu di bawah PU, setelah dikerjakan diserahkan ke kita dan kita telah serahkan ke Dinas Perindagkop (Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi) untuk mencari pengelola, pihak ketiga,” ujarnya.

“Saya dengar sudah ada beberapa permohonan (calon pengelola) yang masuk ke Dinas Perindagkop. Sekarang Pak Wali (Wali Kota) sedang melihat siapa yang tepat untuk ditunjuk sebagai pengelola. Nanti taman itu akan difungsikan untuk pasar kuliner,” kata Dasni lagi.

Dasni menambahkan, Kawasan Taman Legos itu akan difungsikan paling lambat mulai Maret 2015. “Fasilitas yang sudah hilang seperti pagar dan lampu, juga fasilitas yang sudah rusak itu kita minta ditanggung pengelola. Kita tidak akan rehab lagi,” ujarnya.