stat counter Dua Pria Bertato Diamuk Massa Terekam CCTV | Aceh Online Magazine

Dua Pria Bertato Diamuk Massa Terekam CCTV

cctv-1

ATJEHCYBER.com – Dua pria bertato diamuk massa di kawasan Desa Blang Peuria Kecamatan Samudera Aceh Utara, Jumat (8/4) sekitar pukul 12.00 WIB, sejenak dipergoki mencuri susu kaleng di sebuah mini market Desa Blang Peuria. Aksi itu terekam kamera close circuit television (CCTV). Kedua lelaki itu adalah Ferti Pratiyo (29) asal Jawa Barat dan Glen Sulaiman (42) asal Deli Serdang, yang langsung digelandang ke Mapolsek Samudera.

Hasil rekaman CCTV, dua pria itu masuk ke dalam mini market di Desa Blang Peuria dalam waktu hampir bersamaan. Satu diantaranya menggunakan kopiah dan membawa tas kecil. Setelah berada dalam mini market, kemudian pria yang menggunakan peci tersebut men gambil tiga susu kaleng, dua dimasukkan ke dalam tasnya.

Karena satu lagi tak muat dalam tas, kemudian ditaruh kembali di rak jualan. Kasir mini market, Muhammad (21) mulai curiga dengan gerak-gerik dua pria tersebut. Tapi ia berusaha tenang dan melayani pembeli yang sedang membayar. “Ketika ia masuk ke dalam (mini market) saya sudah mulai curiga. Satu pria yang memakai kopiah tersenyum kepada saya. Tapi tak lama kemudian ia menanyakan rokok satu kardus, saat itu kecurigaan saya semakin bertambah kepada pria itu,” ujar Muhammad, Sabtu (9/4).

Tak lama kemudian ia langsung memberitahukan warga lain yang berada di luar dan men gambil besi. “Kamu mencuri ya,” kata Muhammad. Namun, pria tersebut tak mengakuinya, setelah diperiksa ditemukan dua kaleng susu dalam tas. Lalu warga yang mengetahui kejadian itu langsung menuju ke lokasi untuk memastikan kejadian tersebut.

Setelah mengetahui dua pria itu mencuri kemudian warga langsung menghajarnya. Sedangkan satu pria langsung kabur, sehingga warga dan pengguna jalan yang sedang melintasi kawasan itu langsung mengejar dan membekuknya. Tak pelak kedua lelaki asing itu spontan menjadi sansak hidup, jadi korban amuk massa.

Warga bertambah marah, karena setelah melihat kedua badan pria tersebut dipenuhi tato. Dalam kondisi yang makin kacau, aparat TNI melintasi kawasan itu dan kemudian langsung men gamankan kedua pria tersebut ke Mapolsek Samudera.

Sementara itu Kapolres Lhokseumawe AKBP Anang Triarsono melalui Kapolsek Samudera Ipda Hardani mengatakan, pemilik mini market tak melaporkan kejadian itu ke polisi dan sudah meneken berita acara tidak mempermasalahkan kasus itu lagi. Karena itu setelah diamankan satu hari, kedua pria itu dikembalikan kepada keluarganya.

“Kita kembalikan ke keluarganya setelah ada jaminan dari keluarganya dan dua pria itu tidak akan mengulangi lagi perbuatannya. Selain itu karena pemilik market tak bersedia melaporkan kejadian tersebut. Dua kaleng susu yang dicuri dua pria itu sudah kembalikan lagi kepada pemiliknya,” kata Ipda Hardani.(jaf/prohaba.co