stat counter Ini Kata Rektor UIN Ar Raniry Terkait Dosen Bawa Mahasiswa Belajar di Gereja | Aceh Online Magazine

Ini Kata Rektor UIN Ar Raniry Terkait Dosen Bawa Mahasiswa Belajar di Gereja

Rektor UIN Ar Raniry Prof Farid Wajdi (c) Ist

Rektor UIN Ar Raniry Prof Farid Wajdi (c) Ist

Atjehcyber.com – mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Ar Raniry Banda Aceh belajar di gereja perlu dilihat dari berbagai sisi. Hal tersebut disampaikan Rektor UIN Ar Raniry, Prof. Farid Wajdi, MA kepada Atjehpost.co, Kamis malam, 8 Januari 2015.

“Yaitu, ta kalon selaku tanyoe sebagai ureung Aceh saboh. Sebagai ureung Islam saboh, dan saboh teuk di kamoe meu kalon sebagai perguruan tinggi (yaitu dari satu sisi melihat dari sudut pandang orang Aceh, sebagai orang Islam, dan sementara kami melihat dari sisi perguruan tinggi),” ujarnya.

Ia mengatakan jika melihat dari sudut pandang orang Aceh maka permasalahan belajar di gereja tersebut sangat sensitif sekali karena menyangkut a gama. Namun Farid mengatakan telah memberikan wewenang penuh kepada Dekan Dakwah dan tenaga pengajarnya mengenai study banding ini.

Ia menganggap permasalahan dosen yang membawa mahasiswi belajar di gereja merupakan hal yang serius. Apalagi persoalan ini bukan hanya menjadi pembicaraan tingkal lokal maupun nasional, namun dunia internasional juga menyoroti.

Sementara sebelumnya, Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Teungku Faisal Ali, menilai sikap yang dilakukan oleh Rosnida Sari, Dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry, yang telah melakukan proses belajar mengajar di gereja sangat tidak pantas.

“Itu tidak sepantasnya dilakukan dalam proses belajar mengajar bagi orang Islam,” ujar Teungku Faisal yang kerap dikenal Lem Faisal kepada Atjehpost.co, Kamis, 8 Januari 2015.

Ditanya tentang pernyataan Teungku Faisal Ali itu, Rektor UIN Ar Raniry mengatakan itu adalah hak para ulama.

Nyan terserah gobnyan seperti apa gobnyan berbicara. Dengan cara gobnyan berbicara sebagai Wakil MPU Aceh atau pun sebagai Ketua NU, di kamoe hana beungeh (Itu terserah beliau seperti apa tanggapannya. Dengan cara beliau berbicara sebagai Wakil MPU Aceh atau pun sebagai Ketua NU, kami tidak marah),” ujarnya.[]

You must be logged in to post a comment Login