stat counter Inong Aceh Ini Pernah Mengamen Demi Bantu Korban Gunung Meletus di Jogja | Aceh Online Magazine

Inong Aceh Ini Pernah Mengamen Demi Bantu Korban Gunung Meletus di Jogja

Meurah Meutya

Meurah Meutya

Atjehcyber.com – Meurah Meutya, Gadis cantik ini akrab dipanggil Meutya saja. Sejak kecil ia sudah menunjukkan bakat di dunia tarik suara.

“Awal mulanya Meutya bernyanyi sejak duduk di bangku kelas 6 SD di Aceh Tamiang,” kata Meutya kepada Atjehpost.co saat ditemui di Banda Aceh pada Minggu, 25 Januari 2015 lalu.

Selain bernyanyi, dara kelahiran Lhokseumawe, 21 Januari 1993 ini juga lihai memetik gitar. Ia juga mahir berbahasa Inggris. Tamat SD di Aceh Tamiang, ia melanjutkan pendidikan menengah pertamanya di SMP Kartika Banda Aceh. Kemudian melanjutkan sekolah ke SMK 1 Banda Aceh. Tamat SMA ia hijrah ke Medan, Sumatera Utara untuk melanjutkan kuliah di salah satu perguruan tinggi di sana.

Gadis yang memiliki golongan darah O ini adalah putri kedua dari tiga bersaudara pasangan Murwansyah dan Nur Adina. AYahnya, putra kelahiran Sabang yang kini berprofesi sebagai pengusaha. Sedangkan ibunya bertanggung jawab penuh mengurusi rumah tangga.

Selain senang bermusik, Meutya juga memiliki kegemaran berolahraga. Ia suka bermain tenis. Mulai tamat SD hingga sekarang gadis berkulit putih ini sering bernyanyi di berbagai event.

“Ya sampai sekarang Meutya manggung untuk nyanyi di event-event tertentu aja, kalo ada yang tawari manggung oke Meutya tampil,” katanya.

Sambil bernyanyi tak jarang Meutya memetik gitar sendiri jika tidak ada gitaris lain. Buatnya musik bukanlah lahan untuk mencari uang, tapi hobi yang selalu memberinya kepuasan tiap kali melakukannya. “Dan kita sekeluarga memang suka bermain musik dan nyanyi,” ujarnya.

Di dunia organisasi, gadis yang pernah bekerja di bank ini pernah menjadi anggota Hak Asasi Manusia Aceh. Ia juga pernah bergabung di Sanggar Asoka. Saat ini ia tercatat sebagai anggota Aceh Tenis Club. Ia juga pernah mengikuti kompetisi pemilihan Putroe Bungong. Belum lama ini ia juga menjajal kemampuannya mengikuti audisi Indonesian Idol 2015. “Namun sayang, Meutya jatuh di 20 besar,” katanya.

Baca juga:  #Save Nanda Feriana# Jadi Viral di Medsos

Selain mahir menyanyi, ia juga pandai mengaji. Meutya pernah memperoleh juara dua Musabaqah Tilawatil Quran di Aceh Tamiang untuk cabang Tilawatil Quran.

Ia juga sering terlibat di kegiatan-kegiatan amal untuk menyumbangkan suaranya. Misalnya saat musibah meletusnya gunung di Yogyakarta beberapa waktu lalu, Meutya dan kawan-kawannya mengamen di perempatan lampu merah bersama teman-temannya di Simpang Lima Banda Aceh.

“Ya, alhamdulillah dua hari ngamen saat itu kita dapat Rp 6 Juta,” kata Meutya sambil tertawa mengenang kegiatan amalnya ketika itu.

Ia juga pernah menyanyi untuk menghibur anak-anak di panti asuhan Nirmala Banda Aceh.

“Meutya senang dan terharu, karena Meutya bisa membuat mereka pada tertawa dan bernyanyi dengan suara yang Meutya miliki,” kata gadis yang belum lama ini berkolaborasi dengan Amoba Band ini.

You must be logged in to post a comment Login