stat counter Jambret Ibu-ibu, Dua Remaja Ditembak Polisi | Aceh Online Magazine

Jambret Ibu-ibu, Dua Remaja Ditembak Polisi

Atjehcyber.com – Tim gabungan Polresta Banda Aceh menembak dua pelaku jambret yang beraksi di Jalan Sultan Iskandar Muda, Gampong Punge Jurong, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, Selasa (17/2) sore. Kedua pelaku tersebut masing-masing berinisial RA (24) dan RM (22), penduduk salah satu gampong di Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Zulkifli SSTMK SH mengatakan, kedua pelaku beraksi sekitar pukul 15.45 WIB. Keduanya merampas paksa satu gelang dan cincin emas yang total berat keduanya 7 mayam dari tangan kiri Sri Wahyuni (23), warga Punge Jurong, Banda Aceh. Sore itu, kata Zulkifli, korban baru keluar dari sebuah swalayan di kawasan tersebut.

Akibat kejadian itu, ibu rumah tangga tersebut tersungkur ke tanah dan mengalami luka-luka di jari tangan kirinya serta lengan kanan dan betis, setelah sempat terlibat tarik menarik dengan RA dan RM. Korban yang sadar barang berharga miliknya telah berpindah ke tangan pelaku, berupaya bangkit sendirian dan mendirikan sepeda motor Honda Vario BL 3352 GQ miliknya.

“Korban waktu itu berusaha mengejar pelaku sambil berteriak jambret. Teriakan itu mengundang perhatian warga sekitar, sehingga masyarakat setempat terpanggil untuk ikut membantu dan mengejar pelaku yang menungang Suzuki Satria F BL 5529 ZO,” kata Kapolresta kepada Serambi, Selasa (17/2).

Ketika kabur dari kejaran, sepmor pelaku terjatuh di kawasan PLTD Apung, Gampong Punge Blang Cut, Banda Aceh. Pun demikian sebut Zulkifli, keduanya berupaya bangkit dan menyelamatkan diri dengan memasuki rumah seorang warga setempat dan sembunyi di bawah ranjang rumah warga itu.

“Keduanya sembunyi di bawah kolong ranjang rumah warga. Begitu informasi itu kita terima, tim gabungan langsung bergerak ke lokasi dan melihat warga telah mengepung rumah tersebut. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, tim gabungan pun masuk ke dalam rumah dan mendapati keduanya sedang sembunyi di bawah ranjang yang ada dirumah terbut. Untuk barang bukti masing-masing gelang emas 5 mayam dan cincin 2 mayam ditemukan disimpan di bawah kasur,” kata Zulkifli.

Pelaku RA dan RM pun digiring masuk ke mobil personel opsnal diteriaki massa. Bahkan ada suara-suara sumbang dari kerumunan massa agar kedua pelaku dilepas agar massa yang bertindak. Melihat gelagat yang kurang baik, kedua pelaku pun segera dimasukkan ke dalam mobil dan dibawa menuju ke Polresta Banda Aceh dengan pengawalan anggota. Namun, saat berada di dalam mobil, kedua tersangka meronta melawan dan berhasil ke luar dari mobil polisi. Personel yang gerah dengan aksi keduanya, telah berusaha melepaskan tembakan peringatan ke udara. Tapi, RA dan RM tetap tidak mengindahkan sehingga terpaksa dilakukan pelumpuhan, hingga mengenai bagian betis tersangka. Akibat luka yang dialami, kedua pelaku yang tak memiliki pekerjaan tetap itupun dibawa ke RS Bhayangkara, Lamteumen, Banda Aceh.

You must be logged in to post a comment Login