stat counter Jelang Ramadhan, WH Amankan 8 Wanita dan 1 Waria | Aceh Online Magazine

Jelang Ramadhan, WH Amankan 8 Wanita dan 1 Waria

Jelang Ramadhan, WH Amankan 8 Wanita dan 1 Waria

ATJEHCYBER.com – Petugas Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Banda Aceh, Sabtu (28/5) dini hari, men gamankan 8 wanita dan seorang waria di sejumlah lokasi di Banda Aceh. Petugas Satpol bersama tim gabungan yang terdiri atas TNI dan Polri menggelar razia, dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan yang tinggal menghitung hari.

Kasatpol PP dan WH Banda Aceh, Yusnardi SSTP MSi melalui Kasi Penegakan Peraturan Perundang-undangan dan Syariat Islam, Evendi A Latif kemarin mengatakan, razia itu dilakukan untuk menertibkan tempat-tempat yang berpotensi maksiat, dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan.

Evendi mengatakan, kesembilan pelanggar syariat itu ditangkap di tiga lokasi berbeda. Mereka melanggar Perda No 5 Tahun 2000 Jo Qanun No 11 tahun 2002 tentang Syiar Islam. “Semua pelanggar yang diamankan kemarin masih berada di kantor WH. Mereka akan dibina dengan memanggil orang tua masing-masing pelanggar,” ujar Evendi.

Baca : Menelusuri Kehidupan Malam Kota Banda Aceh

Menurutnya, razia berawal saat tim gabungan pada pukul 00.30 WIB, menangkap NZ (23), wanita asal Cot Kala, Aceh Timur yang beralamat di kafe belakang Dinas Kesehatan Banda Aceh, Kampung Baru, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh. “Ada beberapa wanita yang masih nongkrong di sana, namun hanya NZ yang berhasil ditangkap,” kata Evendi, seraya mengatakan pihaknya juga telah memanggil pemilik kafe tersebut.

Selanjutnya, pada pukul 01.15 WIB, tim bergerak ke Ulee Lheue, dan mendapati 6 wanita masih bersantai di sebuah kafe di kawasan wisata tersebut. Mereka yang diamankan di Uleelhue adalah, RM (18) asal Aceh Utara, FH (18) warga Kuta Alam, ED (21) warga Gampong Laksana, NM (19) warga Gampong Laksana, UM (19) warga Gampong Laksana, dan HD (20) warga Darussalam. “Menurut pengakuan mereka saat diinterogasi,  mereka ke lokasi itu selepas pulang dari Bireuen. Dari Bireuen mereka pulang berpasangan dengan teman prianya, namun saat kami tiba semuanya kucar-kacir,” kata Evendi, dan menyebut hanya 6 wanita yang berhasil diamankan pihaknya.

Setelah men gamankan para pelanggar ke Kantor WH Banda Aceh, tim kembali men gamankan seorang wanita-pria (waria), MK (33) warga Keutapang dengan gerak-gerik mencurigakan, di kawasan Terminal Keudah pada pukul 02.10 WIB. “Ada tiga waria di situ, namun yang  tertangkap cuma satu,” katanya.

Selain itu, petugas juga men gamankan LS (19) warga Reuloh, Ingin Jaya, Aceh Besar  yang tengah hamil 4 bulan, di Halte Terminal Keudah pada pukul 04.00 WIB. LS ditangkap seorang diri saat duduk di halte itu pagi-pagi buta.

Menurut Evendi A Latif, pihaknya akan mengintensifkan razia selama bulan Ramadhan. Razia tersebut dilakukan agar masyarakat dapat beribadah dengan tenang sepanjang bulan puasa. Dia katakan, saat ini sejumlah titik rawan maksiat di Banda Aceh sudah mulai aman. “Namun kemaksiatan itu dapat timbul kapan pun dan dimana pun, kita sama-sama berusaha amar ma’ruf nahi mungkar,” kata dia, seraya berharap kepada aparatur gampong di Banda Aceh agar selalu menjaga warganya dari perilaku maksiat.(fit/prohaba.co)