stat counter Ketua Gafatar: Kami bukan Aliran Sesat | Aceh Online Magazine

Ketua Gafatar: Kami bukan Aliran Sesat

Ruko dua lantai di jalan Lamgapang, Desa Lamgapang, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Kabupaten Aceh Besar, yang dijadikan sebagai Kantor Organisasi Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) terlihat sudah dipasang Garis Polisi, Kamis (8/1). (c) ATJEHCYBER/Rizal

Atjehcyber.com – Terkait penggerebakan warga terhadap kantor Gafatar Aceh di Lamgapang, Kruen Barona Jaya, Aceh Besar, Ketua Gafatar Aceh, T Abdul Fatah, membantah kecurigaan atau dugaan masyarakat yang dilayangkan kepada organisasi yang dipimpinnya itu. Baca: (Diduga Aliran Sesat, Kantor Gafatar Lamgapang Digerebek Warga)

Menurutnya, kehadiran Gafatar di Aceh untuk mengemban amanah sesuai visi misi mereka, yaitu Pancasila untuk melakukan aksi-aksi sosial, seperti gotong royong, bakti sosial dan pemantapan karakter masyarakat. “Kita tidak membawa unsur ras, a gama dan suku. Organisasi kita ini lingkupnya nasional, di setiap provinsi ada. Dan tujuan kita untuk mengaktifkan masyarakat dengan program-program yang kita buat. Kita organisasi kemasyarakatan, bukan aliran sesat,” kata Abdul Fatah.

Terkait temuan warga tentang tulisan-tulisan yang menjurus kepada Ahmad Musadeq yang merupakan tokoh dari aliran Millata Abraham, Abdul Fatah menyangkal bahwa organisasinya itu sesat dan membawa ajaran tersebut.

Saat Serambi menanyakan secara detail atas temuan warga yang tertulis “menjelaskan sosok mesias dan Ahmad Musadeq” ia menyebutkan keduanya itu adalah guru spiritual bagi organisasinya. “Itu kami ambil sebagai guru spiritual kami, sama misalnya kita men gambil Soekarno sebagai guru spiritual atau orang yang sangat berpengaruh bagi kita. Jadi wajar-wajar saja kan?,” sebutnya.

Walaupun begitu, Abdul Fatah bersama sejumlah anggotanya itu tidak memberi perlawanan saat diintrogasi oleh warga, dan mematuhi apa yang diperintahkan warga setempat. “Kita akan pindah, sesuai dengan permintaan warga. Nanti kami mintakan dibuat surat keterangan dan urusan lainnya,” ujar Abdul Fatah.(dikutip dari Harian Serambi Indonesia edisi Kamis 8 Januari 2015)

You must be logged in to post a comment Login