stat counter Makan Malam tak Lengkap, Istri Pangsan Dicekik Suami | Aceh Online Magazine

Makan Malam tak Lengkap, Istri Pangsan Dicekik Suami

ditanya-botol-susu-anak-suami-hajar-istri_024628

ATJEHCYBER.com – Tak tau apa label yang tepat untuk perangai Samsul B (56), warga Gampong Persiapan Rukun Damai Kecamatan Babahrot, Abdya. Hanya karena santapan malam tak lengkap tersedia, pria estewe (setengah tua) ini tega mencekik istrinya hingga pingsan (pangsan). Entah dimana nurani lelaki itu, bukannya menolong sang istri, dia malah melengos hendak pergi. Kasus itu pun akhirnya bermuara ke polisi.

Wanita yang dicekik hingga pangsan itu adalah Ny ZD (34) yang juga istri kedua dari Samsul B. Disebut-sebut Samsul yang terhitung temperamental itu, menikahi ZD setelah terlibat affair dengan ZD yang kala itu masih punya suami yang sah.

Kasus ini, terjadi pada hari Sabtu sekira pukul 19.15 WIB, saat sang suami Samsul B (56) hendak makan malam. Entah apa gerangan, sehingga sang suami nekat mengikat leher istri yang dia nikahi dua tahun lalu itu hingga pingsan. Akibatnya, sang istri terkapar dan dilarikan ke rumah sakit.

Pengakuan Samsul B kepada polisi, kasus itu berawal saat hendak makan malam, saat itu sang istri belum menyediakan nasi beserta hidangan lainnya di atas meja makan. Hanya karena hal sepele itu, Samsul naik pitam dan mencekik hingga pingsan istri keduanya itu. “Iya, SB masih kita tahan, karena sudah melakukan tindakan penganiayaan kepada ZD,” ujar Kapolres Abdya, AKBP Hairajadi melalui Kapolsek Babahrot, Iptu Syamsuir.

Saat ini, kata Iptu Syamsuir, pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi, namun belum bisa memeriksa korban, karena masih terbaring lemah di RSUTP.

Informasi yang didapat Prohaba dari keluarga korban, Samsul memiliki tipikal yang tidak elok, sebelum menikah dengan ZD, Samsul sempat terlibat affair gelap dengan ZD yang saat itu masih berstatus istri orang dan sudah memiliki tiga orang anak. Akibatnya, hubungan ZD dengan suaminya harus kandas dan berpisah dengan suami dan keluarga. “Suaminya yang ini tidak ada kerja, saat kejadian itu nasi sudah ada, jadi tidak benar kalau gara-gara nasi, dan anaknya juga tahu. Hanya saja ikan belum ada, maklum dia ini hanya seorang pencari sayur pakis dan sayur yang dijual kepada masyarakat,” kata ibu korban, Rosliana.

Saat kejadian itu, Rosliana sempat melihat pelaku telah memasukan baju ke dalam karung untuk melarikan diri, padahal saat itu ZD dalam keadaan tak sadarkan diri. Namun saat ditanya, Samsul  mengaku ingin kerja ke Nagan Raya. “Saat saya tanya, kenapa istri kamu, dia bilang istri lagi teumamong (kesurupan), saya bilang sama dia, apa gila kamu, meninggalkan istri dalam keadaan seperti itu, dan sempat saya adu mulut dengan dia,” katanya.

Keluarga korban lalu melaporkan kasus itu ke Polsek Babahrot, hingga Samsul dibekuk hamba hukum. Akibat perbuatannya itu, suami pencekik istri itu dijerat dengan pasal 354 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman lima tahun penjara.(c50/Prohaba)