stat counter Menyamar Sebagai Pelanggan, WH Ciduk PSK Muda | Aceh Online Magazine

Menyamar Sebagai Pelanggan, WH Ciduk PSK Muda

ilus-PSK

Atjehcyber.com – Personil Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Wilayatul Hisbah (WH) Kota Banda Aceh, mencokok wanita muda DD (23), penduduk Gampong Keuramat Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Sabtu (21/11) sekira pukul 02.00 dinihari.

Belakangan terungkap jika wanita DD adalah ‘pemain lama’ dalam dunia malam yang berselubung mesum. Layaknya kerja skuad intel, aparat Satpol PP/WH itu menjaring DD dengan cara menyamar sebagai calon pelanggan. Penyamaran ala undercover buy itu dimulai dengan aksi petugas menelepon DD, lalu tercapai deal.

Seperti yang diberitakan Prohaba.co, Wanita muda sering mangkal di Peunayong dan pernah dijerat petugas itu minta dijemput pada tempat mangkalnya di kawasan Luengbata. “Petugas kami melakukan penyamaran, saat sudah “deal” dia masuk ke mobil petugas, dan langsung kami bawa ke kantor,” kata Kasatpol PP dan WH Banda Aceh melalui Kasi Penindakan, Perundang-undangan, dan Syariat Islam, Evendi Latif

Menurut Evendi, wanita muda DD melanggar Perda No 5 Tahun 2000 tentang pelaksanaan Syariat Islam serta Qanun No 11 Tahun 2002 tentang pelaksanaan Syariat Islam Bidang Aqidah, Ibadah dan Syiar Islam.

Pada bagian lain, Evendi menambahkan, pihak Satpol PP dan WH Banda Aceh juga mengamankan satu pasangan khalwat yaitu AA (28) dan DA (23) di Gampong Lampulo, Jumat (20/11).

Pasangan nonmuhrim ini dipergoki warga Lampulo saat berduaan di sebuah rumah di Jalan SM Raja, Gp Lampulo, Jumat (20/11) sekira pukul 01.00 dinihari. Warga yang telah lama memperhatikan gerak-gerik tersangka asal Langkat, Sumatera Utara itu menangkap pasangan nonmuhrim tersebut dan menyerahkannya ke WH. “Yang perempuan baru dua bulan tinggal di rumah itu. Saat ditangkap warga, keduanya berada di satu kamar di rumah tersebut,” ujarnya seraya menyatakan, keduanya melanggar pasal 23 ayat (1) mengenai Khalwat dalam Qanun No 6 Tahun 2014 tentang hukum jinayat.

Sementara itu, pada Sabtu (21/11) dinihari kemarin, Satpol PP dan WH juga mengamankan pasangan NA (21) beserta RH (19) di sebuah kafe di Kecamatan Lueng Bata, Banda Aceh. “NA dan RH masih berduaan pada pukul 4.00 WIB dinihari di sebuah kafe di Jalan Mr Muhammad Hasan,” ujarnya.

Amatan ProHaba di kantor Satpol PP dan WH Banda Aceh, Sabtu (21/11) pada pukul 12.30 WIB, tersangka RH hanya menangis dan meminta Satpol PP dan WH melepaskan mereka. Menurut keterangan NA, dia dan temannya RH hanya duduk di kafe tersebut, tanpa melakukan pelanggaran syariat. Namun tidak dijelaskan mengapa meski duduk hingga dinihari. Sementara pihak Pemko Banda Aceh sendiri telah memberlakukan ‘jam malam’ perempuan, agar wanita tak berkeliaran hingga dinihari, tanpa keperluan yang jelas.(fit)

Sumber: PROHABA.co

You must be logged in to post a comment Login