stat counter Mobil Rombongan PA Tabrakan, Satu Orang Meninggal Dunia | Aceh Online Magazine

Mobil Rombongan PA Tabrakan, Satu Orang Meninggal Dunia

20160813-kecelakaan-mobil-deklarasi-pa

ATJEHCYBER.com – Mobil penumpang (mopen) Cenderawasih BL 7650 ZA berisi rombongan PA yang menghadiri deklarasi cagub dan cawagub PA bertabrakan dengan mobil Toyota Rush, BK 1892 IZ. Kecelakaan maut itu terjadi di jalan Banda Aceh-Medan, Desa Lon Baroh, Kecamatan Lembah Seulawah, Aceh Besar, Sabtu (13/8).

Dilaporkan, salah satu rombongan PA, Ernawati (44) meninggal dunia, diduga akibat mendapat serangan jantung saat tabrakan. Sedangkan penumpang Rush, Helmi (33) dan istrinya Cut Nadya (26), asal Gampong Uteun Kot, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe, mengalami luka parah dan telah dilarikan ke rumah sakit Banda Aceh.

Kapolres Aceh Besar, AKBP Drs Heru Suprihasto, mengatakan mopen yang dikemudikan Anwar (41) warga Keuriseu, Kecamatan Jangka Buya, Pidie Jaya baru pulang dari acara deklarasi PA dan Parnas di Taman Ratu Safiatuddin, Banda Aceh. Mopen itu membawa pulang pendukung PA ke daerah masing-masing.

Sedangkan Toyota Rush disopiri Helmi datang dari arah Medan menuju Banda Aceh. “Begitu tiba di lokasi kecelakaan, tepatnya di Jalan Banda Aceh-Medan, Desa Lon Baroh, Kecamatan Lembah Seulawah, Aceh Besar, kecelakaan tak terelakan,” tambah Kasat Lantas Iptu Sandy Titah Nugraha SIK, kepada Serambi, Sabtu (13/8).

Sandy menjelaskan petugas polisi yang turun ke lokasi kejadian melaporkan Toyota Rush melaju ke lajur kanan, jalur yang sedang dilewati mopen Cenderawasih. Sehingga tabrakan ala kambing tak terelakkan, katanya.

“Mobil Rush melaju ke lajur kanan, sehingga mopen Cenderawasih berupaya menggelak, tetapi karena sudah dekat, tabrakkan tak bisa dicegah,” tambah Kanit Laka Brigadir M Haikal.

Dia menjelaskan Ernawati (44), warga Gampong Paloh Raya, Kecamatan Kuta Blang, Bireuen yang meninggal di lokasi kejadian dan sempat dibawa ke Puskesmas Saree, Aceh Besar sudah dibawa pulang ke kampung halamannya.

“Begitu juga dengan sopir mobil Rush Helmi dan istrinya Cut Nadya sempat diberikan pertolongan pertama ke Puskesmas. Tapi, karena kondisinya parah, keduanya dilarikan ke rumah sakit di Banda Aceh,” tambahnya.

Kejadian tersebut juga sempat menimbulkan kemacetan panjang, namun tidak berlangsung lama, karena petugas polisi yang tiba di lokasi langsung mengatur lalulintas.(mir?serambiNews.com)