stat counter Nek Fatimah Ditemukan Tewas Dengan Leher Terlilit Tali | Aceh Online Magazine

Nek Fatimah Ditemukan Tewas Dengan Leher Terlilit Tali

Fatimah

ATJEHCYBER.com – Tindak pidana pencurian dengan kekerasan hingga menyebabkan korbanya meninggal dunia terjadi di wilayah Pantee Bidari, pada Jum’at 1 April 2016. Kapolres Aceh Timur AKBP Hendri Budiman, SH, SIK, MH melalui Kasat Reskrim AKP Budi Nasuha Waruwu mengatakan, kronologis bermula saat adanya laporan dari Polsek Pantee Bidari terkait adanya temuan mayat perempuan di rumahnya di Desa Pante Panah, Kecamatan Pantee Bidari sekira pukul: 08:00 WIB.

Mayat teridentifikasi bernama Fatimah Binti Bulah (64) dan pertama kali ditemukan oleh saksi Nurmala (42) tetangga korban. Saksi datang ke rumah korban untuk melihat korban, karena sampai jam 08:00 korban belum bangun, kecurigaan saksi semakin bertambah saat pintu belakang rumah korban terbuka namun korban tidak ada nampak terlihat, kemudian saksi masuk melihat barang barang dalam lemari milik korban sudah acak-acakan dan berserakan dilantai.

“Pada saat saksi melihat ke dalam kamar, korban sudah dalam kondisi meninggal dengan leher terikat tali pada tiang tempat tidur,” katanya.

Atas temuan tersebut, saksi kemudian melaporkan kepada Abu Bakar yang juga tetangga korban untuk menghubungi Polsek Pantee Bidari dan keluarga korban, karena saat itu korban tinggal sendirian. “Kami yang memperoleh laporan dari Kapolsek Pantee Bidari bersama Tim Identifikasi, Anggota Opsnal Sat Reskrim dan Anggota Opsnal Sat Reskrim langsung menuju ke TKP sekaligus kami buat tim kecil dan saya sendiri yang bertindak selaku ketua tim guna mengungkap misteri meninggalnya korban,” lanjutnya.

Hasil olah TKP bisa ditarik kesimpulan sementara, jika Fatimah Binti Bulah menjadi korban pencurian dengan kekerasan dan atau pembunuhan, ini terbukti beberapa barang berharga milik korban yang hilang juga luka bekas cekikan di leher korban. “Saat ini kami masih mendalami kasus ini, sedangkan jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit dr. Zubir Mahmud Idi guna dilakukan visum,” Pungkas Kasat Reskrim Polres Aceh Timur AKP Budi Nasuha Waruwu.

Baca juga:  Jubir "ASNLF" di Ringkus Aparat Kepolisian Lhokseumawe