stat counter Oknum Polisi Curi Lembu Disidangkan | Aceh Online Magazine

Oknum Polisi Curi Lembu Disidangkan

Terdakwa kasus pencurian lembu milik warga di Desa Blang Mangat, Lhokseumawe, mengikuti sidang di Pengadilan Negeri, Lhokseumawe, Rabu (7/1). Salah satu dari mereka adalah mantan oknum polisi, yaitu Brigadir Chai. SERAMBI/ZAKI MUBARAK

Terdakwa kasus pencurian lembu milik warga di Desa Blang Mangat, Lhokseumawe, mengikuti sidang di Pengadilan Negeri, Lhokseumawe, Rabu (7/1). Salah satu dari mereka adalah mantan oknum polisi, yaitu Brigadir Chai. SERAMBI/ZAKI MUBARAK

Atjehcyber.com – Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Lhokseumawe, Rabu (7/1) menggelar sidang perdana kasus pencurian lembu yang menyeret Brigadir Chairul Nizam, oknum anggota Polsek Blang Mangat Lhokseumawe bersama dua warga sipil sebagai terdakwa. Kedua warga sipil tersebut adalah Iskandar (31), warga Desa Hagu Barat Laut, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe dan Yon Zanil (26), warga Desa Blang Weu Panjoe, Kecamatan Blang Mangat, Lhokseumawe.

Sidang tersebut dibuka ketua majelis hakim M Jamil SH didampingi dua hakim anggota yaitu Deny Syahputra SH dan Nasri SH sekitar pukul 12.30 WIB. Dari Jaksa Penuntut Umum (JPU), sidang itu dihadiri Edwardo SH.

Usai memeriksa identitas ketiga terdakwa, hakim menanyakan apakah mereka akan mengikuti sidang dengan didampingi pengacara atau tidak. Ketiga terdakwa menyatakan akan mengikuti proses sidang sampai selesai tanpa didampingi pengacara. Setelah itu, hakim mempersilakan JPU Edwardo membacakan materi dakwaan yang sudah disiapkan.

Saat JPU hendak membacakan materi dakwaan, majelis hakim melihat beberapa wartawan dan fotografer merekam prosesi sidang. Supaya tidak mengganggu konsentrasi, lalu ketua majelis hakim menskor sidang untuk memberi kesempatan kepada wartawan mengambil foto. Tak lama kemudian skor dicabut dan sidang dilanjutkan kembali sampai selesai.

Dalam materi dakwaan yang dibacakan JPU antara lain menjelaskan tentang kronologis pencurian lembu milik Syahrul (46), imam Desa Meunasah Mesjid, Blang Mangat pada 28 Oktober 2014. Lembu itu terlebih dulu diracuni oleh terdakwa dengan cara memasukkan racun babi ke dalam pisang. Setelah lembu itu mati, kemudian dibawa dengan mobil Avanza. Atas perbuatannya, ketiga pelaku didakwa melanggar Pasal 363 Juncto Pasal 362 KUHPidana tentang Pencurian dengan Pemberatan.

Baca juga:  Di Aceh Barat Ada Kancing Baju Bertuliskan Potongan Ayat Al Quran

Setelah mendengar materi dakwaan itu, ketiga terdakwa yang duduk di kursi pesakitan hanya menunduk dan sesekali menoleh ke arah JPU dan hakim. Seusai pembacaan materi dakwaan oleh JPU, majelis hakim kembali menanyakan kepada terdakwa apakah akan mengajukan eksepsi (tanggapan atas materi dakwaan jaksa-red) atau tidak. Tapi, ketiga terdakwa menyatakan tak mengajukan eksepsi. Lalu, hakim menunda sidang itu hingga Rabu (21/1) mendatang dengan agenda pemeriksaan saksi.

You must be logged in to post a comment Login