Home Nanggroe Pemuda Koma di RSUZA Meninggal Dunia

Pemuda Koma di RSUZA Meninggal Dunia

1149
1
SHARE

Pemuda tanpa identitas sebut saja Mr X, sudah 3 hari terbaring koma di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUZA Banda Aceh, Senin (4/4)
Pemuda tanpa identitas sebut saja Mr X, sudah 3 hari terbaring koma di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUZA Banda Aceh, Senin (4/4)

ATJEHCYBER.com – Innalillahi wainnailaihi raji’un, Rian Safriansyah (18) pemuda yang dilaporkan terbaring koma di Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh, sejak Sabtu, 2 April 2016, tadi pagi, Kamis (7/4/2015) sekitar pukul 05.30 WIB dilapirkan meninggal dunia.

Informasi Rian Safriansyah, pemuda yang tinggal di Gampong Bineh Blang, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar itu, telah meninggal dunia, diterima Serambinews.com dari Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Zulkifli SStMk SH. “Tadi pagi, sekitar pukul 05.30 WIB Rian Safriansyah, meninggal dunia di RSUZA. Rencananya almarhum akan dikebumikan di Gampong Bineh Blang,” kata Kombes Zulkifli didampingi Kapolsek Ingin Jaya, Iptu Edward M Nur.

Seperti diketahui seorang pemuda tanpa identitas dilaporkan terbaring koma sejak Sabtu 2 April 1016 di RSUZA Banda Aceh.

Belakangan pemuda tanpa identitas itu diketahui bernama Rian Safriansyah. Ia mengalami kecelakaan di Simpang BPKP Lamteh Ulee Kareng, Banda Aceh, saat ingin menjemput anak makciknya Warna Piala (40) di kawasan Ulee Kareng, Banda Aceh, Jumat 1 April 2016, sekitar pukul 23.25 WIB.

Terkuaknya identitas pemuda itu pertama kali dilaporkan oleh personel Polsek Ingin Jaya ke Warna Piala, makcik korban. Anggota Polsek itu melihat foto Rian terbaring koma di RSUZAdari pemberitaan yang diekpose di koran Harian Serambi Indonesia, edisi Selasa 5 April berjudul ‘Pemuda tanpa Identitas Koma di RSUZA’.

Hal itu dikarenakan Warna Piala, makcik pemuda itu melapor ke Polsek Ingin Jaya yang menerangkan Rian beserta sepeda motor Mio miliknya menghilang, setelah Warna Piala meminta korban menjemput anaknya di kawasan Ulee Kareng, Banda Aceh, pada Jumat malam, 1 April 2016.(*/Harian Serambi Indonesia)

Berita Terkait: