stat counter Permintaan Tanggung Jawab yang Berujung Tragis | Aceh Online Magazine

Permintaan Tanggung Jawab yang Berujung Tragis

Pasca kejadian tersebut As yang berlumuran darah dan foto seorang lelaki yang diduga sebagai pelaku beredar di blackberry massengger, dalam foto itu juga tertulis teks yg lelaki tersangka, yang perempuan korban, percobaan pembunuhan di len Pipa, korban dan tersangka sama-sama masuk RS Cut Meutia….tersangka diamuk massa, begitulah teks tulisan yang beredar. (c) Acehbaru.com

Pasca kejadian tersebut As yang berlumuran darah dan foto seorang lelaki yang diduga sebagai pelaku beredar di blackberry massengger, dalam foto itu juga tertulis teks yg lelaki tersangka, yang perempuan korban, percobaan pembunuhan di len Pipa, korban dan tersangka sama-sama masuk RS Cut Meutia….tersangka diamuk massa, begitulah teks tulisan yang beredar. (c) Acehbaru.com

Atjehcyber.com – Seorang mahasiswi yang berinisial AS warga Kampung Jawa Lama Kota Lhokseumawe harus bernasib tragis ia dibacok pacarnya SW  pada Minggu 18 Januari 2014 sekitar pukul 20:30 Wib malam di kawasan Jalan Elak Desa Alue Awe Kecamatan Muara dua Kota Lhokseumawe. Pembacokan tersebut diduga setelah perempuan AS  meminta tanggung jawab karena ia telah berbadan dua alias hamil, beruntung nyawanya terselamatkan setelah ditolong warga, Senin 19 Januari 2014.

Informasi yang didapatkan oleh acehbaru.com dari warga setempat menyebutkan insiden itu terjadi pada minggu malam pukul 20:30 wib, warga menduga pembacokan  terhadap mahasiswi bernisial AS dipicu oleh tuntutan tanggung jawab pada pacarnya SW, karena ia telah berbadan dua. Namun permintaan tersebut diduga menjadi pemicu kemarahan sang pacar yang akhirnya membacok AS. Dalam kondisi berlumuran darah akibat luka bacokan,  AS menjerit minta tolong hingga kedengaran warga sekitar.

Mendengar jeritan orang minta tolong warga pun segera menuju ke lokasi, mengejar pri yang telah melakukan pembacokan terhadap AS, amuk massa tak terhindarkan ketika pelaku berhasil ditangkap oleh warga. Namun beruntung sejumlah warga lain juga datang kelokasi untuk menghentikan aksi main hakim sendiri tersebut. ” Ada yang mendengar perempuan minta tolong, makanya warga cepat datang,” Ujar seorang warga.

Setelah situasi agak tenang warga melarikan SW dan mahasiswi AA ke Rumah Sakit Cut Meutia Lhokseumawe yang berjarak sekitar 1 kilo meter dari lokasi kejadian.

  • Editor : KajiRo

You must be logged in to post a comment Login