stat counter Persiraja Butuh Dana Rp 2 M | Aceh Online Magazine

Persiraja Butuh Dana Rp 2 M

WALI Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal menerima Pengurus Persiraja saat beraudensi di ruang kerjanya di lantai III, Rabu (21/1) siang. (c) Serambi

WALI Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal menerima Pengurus Persiraja saat beraudensi di ruang kerjanya di lantai III, Rabu (21/1) siang. (c) Serambi

Atjehcyber.comPersiraja Banda Aceh membutuhkan anggaran mencapai Rp 2 miliar untuk menghadapi kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia musim 2015 yang dijadwalkan bergulir 7 Maret mendatang.

Jumlah kebutuhan dana tersebut disampaikan Manajemen Persiraja yang dipimpin Ketua Umum Asri Soelaiman saat audiensi dengan Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal di ruang kerjanya, Rabu (21/1) pagi. Dalam pertemuan tertutup tersebut, dari pihak Persiraja hadir Sekretaris Umum Musri Idris, Manajer Tim Nurmiady Boy, Asisten Pelatih Wahyu AW, Kapten Tim Kurniawan, dan Humas Munawardi Ismail. Wali Kota didampingi Kepala DPKAD Purnama Karya yang juga Wakil Ketua I Persiraja, Kepala Dinsosnaker Tarmizi Yahya, dan Staf Ahli Rizha Idris.

Asri kepada Serambi usai pertemuan, ia melaporkan kepada Wali Kota tentang kompetisi Divisi Utama musim 2015 yang dijadwalkan mulai 7 Maret mendatang. Termasuk rencana seleksi pemain pada 26 Januari untuk memilih 24 orang yang dipersiapkan menghadapi kompetisi. Dalam laporan tersebut juga dipaparkan tentang prestasi Persiraja musim lalu, penerimaan dan pengeluaran tim selama kompetisi 2014. Bahkan jumlah dana yang dibutuhkan untuk menghadapi Divisi Utama musim 2015. “Intinya Wali Kota sangat mendukung Persiraja ikut kompetisi,” ujarnya.

Untuk menghadapi musim 2015 ini, kata Asri, kebutuhan dana total mencapai Rp 2.215.040.000. Jumlah dana tersebut diperuntukkan untuk 13 sasaran kebutuhan mulai dari persiapan tim hingga akhir kompetisi. Sumber dana yang dingin di dapatkan untuk menghadapi kompetisi mulai dari sponsor. Kemudian retribusi parkir di stadion, termasuk menjual tiket terusan kepada DPRK/SKPD/Camat/Kadin/Gapensi di Banda Aceh. Pihaknya berencana menyiapkan 200 lembar dengan tiap satu tiket untuk delapan pertandingan seharga Rp 3 Juta. “Kalau laku 150 lembar tiket saja sudah cukup untuk membayar tiga bulan gaji pemain,” sebutnya.

Ternyata Wali Kota Illiza sangat mendukung ide dan terobosan baru pengurus Persiraja dalam mencari pemasukan termasuk melalui tiket terusan. Sebagai bentuk dukungannya akan memberikan rekomendasi dan menganjurkan SKPD-SKPD di jajaran Pemko untuk membeli tiket terusan nantinya. Di sisi lain ia juga memberikan masukan agar manajemen Persiraja benar-benar profesional sehingga mampu mendapatkan kepercayaan dari masyarakat pecinta sepak bola di Banda Aceh, dan Aceh.

“Benahi manajemen, karena ketika manajemen bagus pasti dukungan akan datang. Saat ini aturan tak membolehkan pemerintah mengalokasikan anggaran untuk klub sepak bola profesional di APBK. Namun, kami bisa membantu dengan cara lain, seperti memberi fasilitas lapangan, dan memfasilitasi hal-hal lainnya,” ujar Illiza dalam pertemuan tersebut.

Seperti diketahui, ada sembilan tim yang tergabung untuk Wilayah Barat dalam Divisi Utama Liga Indonesia musim 2015. Tim tersebut, Persiraja Banda Aceh, PSBL Langsa, PSMS Medan, Pro Duta Medan, PS Bintang Jaya Asahan, PSPS Pekanbaru, PS Bangka Belitung, Persih Tembilahan Riau, dan PS Bengkulu.

You must be logged in to post a comment Login