stat counter PNS Aceh Jaya Banyak Nongkrong di Meja Giok | Aceh Online Magazine

PNS Aceh Jaya Banyak Nongkrong di Meja Giok

Para PNS nongkrong bersama di salah satu warong kopi di Calang jalan Nasional Calang-Meulaboh, Aceh Jaya Selasa (6/1). SERAMBI/SA DUL BAHRI

Para PNS nongkrong bersama di salah satu warong kopi di Calang jalan Nasional Calang-Meulaboh, Aceh Jaya Selasa (6/1). SERAMBI/SA DUL BAHRI

Atjehcyber.com – Para PNS di lingkungan Pemkab Aceh Jaya diduga banyak yang lalai dan nongkrong di warung kopi dan meja pengasahan batu giok atau sentra penjualan batu cincin pada jam kerja. Fenomena baru ini berdampak buruk pada kinerja PNS yang bertugas pada instansi masing-masing, sehingga para PNS yang diharapkan menjadi ujung tombak pelayanan, tidak berjalan optimal.

Wakil Bupati Aceh Jaya, Tgk Maulidi yang dikonfirmasi Serambi, Selasa (6/1) mengaku, banyaknya PNS yang berkeliaran pada jam-jam kerja. Para PNS yang kedapatan duduk di meja giok dan warung kopi pada jam dinas akan diberikan sanksi diantaranya dengan menunda kenaikan pangkat.

Oleh karena itu, kata Maulidi,  PNS diminta untuk tetap menjaga tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing dan tidak berkeliaran pada jam-jam dinas. Ia juga meminta Satpol PP dan WH Aceh Jaya untuk merazia para PNS yang sering berkeliaran pada jam kerja. Mereka yang melalaikan tugas itu, katanya, patut diberikan pembinaan, sehingga menjadi efek jera agar mematuhi aturan yang telah ditetapkan pemerintah.

Kepala Satpol PP dan WH Aceh Jaya, Jaddal Husaini, Selasa (6/1) mengatakan, semua PNS di wilayah itu diharapkan tidak nongkrong di warung kopi pada jam kerja, sebab sikap tersebut akan melalaikan tugas di tempat kerja masing-masing. Disebutkan, bagi PNS yang kedapatan atau tertangkap sedang berada di tempat-empat pengasahan dan penjualan giok dan tempat-tempat lain saat jam kerja, akan didata dan dilaporkan kepada bupati dan kepala instansi tempat mereka bekerja. “Para PNS yang terjaring razia akan kami laporkan kepada instansi masing-masing untuk diberikan sanksi,” ujar Jaddal Husaini.

You must be logged in to post a comment Login