Home Nanggroe Polisi Bekuk Pelaku Penculikan di Lhoseumawe

Polisi Bekuk Pelaku Penculikan di Lhoseumawe

922
0
SHARE

Pelaku penculikan, Fajarullah (32) saat dibekuk Tim Gabungan Polres Lhokseumawe yang dpimpin oleh Kasat Reskrim, AKP Decky Hendra Wijaya SIK, di kediamannya di komplek Genali Raya, Desa Paya Gaboh, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, Jum’at (27/2/2015). (Foto: JurnalAtjeh/Bambang Iskandar Martin)
Pelaku penculikan, Fajarullah (32) saat dibekuk Tim Gabungan Polres Lhokseumawe yang dpimpin oleh Kasat Reskrim, AKP Decky Hendra Wijaya SIK, di kediamannya di komplek Genali Raya, Desa Paya Gaboh, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, Jum’at (27/2/2015). (Foto: JurnalAtjeh/Bambang Iskandar Martin)

Atjehcyber.com – Tim Gabungan Satuan Resmob, Intelkam dan Narkoba Polres Lhokseumawe yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim, AKP Decky Hendra Wijaya SIK, berhasil membebaskan Abu Bakar (33) yang disekap dan disandera di sebuah rumah di komplek perumahan Genali Raya di desa Paya Gaboh, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Jum’at (27/2/2015) sore.

Dalam penggerebekan itu, pelaku penculikan, Fajarullah (32) yang juga pemilik rumah, diamankan dan diboyong ke Mapolres oleh petugas untuk pemeriksaan selanjutnya.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Cahyo Hutomo SIK melalui Kasat Reskrim kepada awak media menyampaikan, penangkapan ini berawal dari laporan istri korban, Nur’aini (31) tadi pagi sekitar pukul 09.00 wib yang mengatakan bahwa suaminya Abu Bakar disekap dan disandera oleh Fajarullah di rumahnya di komplek Genali Raya, Desa Paya Gaboh, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, sebutnya.

Menindak laporan itu, tim kita langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pemantauan dan pengintaian, tambahnya.

Setelah memastikan bahwa korban dan pelaku berada di dalam rumah itu, sekitar pukul 16.30 wib sore tadi, langsung kita lakukan penyergapan. Pelaku berhasil kita bekuk tanpa perlawanan. Selanjutnya, baik pelaku dan korban, kita bawa ke Mapolres untuk diamankan dan dimintakan keteranggannya.

Sebelum kembali ke Mapolres, kita juga sempat melakukan penyergapan terhadap rumah pelaku lainnya, yakni J yang tinggal di desa Blang Panyang, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, namun pelaku tidak berada ditempat, jelas Decky.

Untuk sementara motif penculikan terkait masalah hutang piutang penjualan mobil sebagaimana laporan istri korban, namun masih kita lakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut, sebutnya.

Pelaku akan kita jerat dengan Pasal 333 KUHP tentang perampasan kemerdekaan orang lain dengan maksimal ancaman 8 tahun penjara, pungkasnya.

Sementara itu, istri korban, Nur’ani kepada awak media mengatakan bahwa dia dan suaminya dijemput oleh pelaku bersama dua orang rekannya.[]