stat counter Rektor UIN Minta Rosnida Menghadap | Aceh Online Magazine

Rektor UIN Minta Rosnida Menghadap

Dr Rosnida Sari, Dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (FDK UIN) Ar-Raniry Banda Aceh. (c) Ist

Dr Rosnida Sari, Dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (FDK UIN) Ar-Raniry Banda Aceh. (c) Ist

Atjehcyber.com – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, Prof Dr Farid Wajdi Ibrahim MA meminta Dr Rosnida Sari MSi, dosen pada Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) universitas itu yang hampir dua minggu menghilang, segera menghadapnya. Kehadiran Rosnida diperlukan sebelum rektorat menentukan sikap terhadap rekomendasi yang disampaikan Senat FDK UIN terkait inisiatif dosen tersebut membawa para mahasiswanya kuliah soal gender di gereja.

Rektor mengaku sudah meminta Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry untuk menghadirkan Rosnida secepatnya, karena rektorat ingin mendengar langsung penjelasannya. “Tapi sudah tiga hari ditunggu, Rosnida tidak datang menghadap. Ia bahkan, kata dekan, tidak berhasil dihubungi karena tak lagi berada di rumahnya dan handphone-nya pun dia off-kan,” kata Prof Farid Wajdi yang dihubungi Serambi, Selasa (13/1) siang.

Prof Farid Wajdi mengaku sudah menerima pada Jumat (9/1) malam rekomendasi Senat FDK UIN menyangkut kasus yang melibatkan Dr Rosnida Sari. Pada intinya, rekomendasi itu hanya dua. Pertama, meminta Rosnida minta maaf kepada orang tua mahasiswa, civitas akademika UIN, dan masyarakat Aceh atas keteledorannya membawa mahasiswa muslim menuntut ilmu di gereja. Kedua, senat fakultas mengusulkan dia dibina oleh pihak rektorat dan perlu dinonaktifkan mengajar selama masa pembinaan.

“Rekomendasi itu sudah kami baca dan pahami. Namun, rapat pimpinan menghendaki agar Saudari Rosnida harus datang menghadap. Patut kita tanyakan langsung apakah dia sadar terhadap dampak dari tidakannya itu atau dia hanya kurang perhitungan saja, dalam artian kurang sensitivitas sosialnya saat itu,” kata Farid.

Hal lain yang akan dikonfirmasi kepada Rosnida adalah apakah dia bersedia meminta maaf kepada publik melalui media massa, sebagaimana direkomendasikan senat fakultasnya.

“Untuk tujuan itulah kita perlu memanggil dia. Sekaligus kita ingin tahu bagaimana kondisinya saat ini karena sudah lama tak muncul di kampus dan tak bisa dihubungi via telepon. Mudah-mudahan panggilan kita segera dia sahuti, sehingga persoalan ini bisa cepat dicapai penyelesaiannya,” ujar Farid.

Berita Terkait Dosen Rosnida Sari:

You must be logged in to post a comment Login