Home Nanggroe Rosnida Kirim SMS Ucap Terima Kasih

Rosnida Kirim SMS Ucap Terima Kasih

450
0
SHARE

Dr Rosnida Sari, Dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (FDK UIN) Ar-Raniry Banda Aceh. (c) Ist
Dr Rosnida Sari, Dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (FDK UIN) Ar-Raniry Banda Aceh. (c) Ist

Atjehcyber.com – Sejak meninggalkan rumah dan handphone-nya tak lagi bisa dihubungi, Dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (FDK UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, Dr Rosnida Sari, tampaknya terus memantau perkembangan tentang kasus yang melibatkannya, melalui berita media massa, terutama Harian Serambi Indonesia.

Buktinya, ketika Serambi edisi Kamis, 8 Januari 2015 memuat berita di halaman 1 dengan judul “Senat Bahas Kasus Dosen yang Bawa Mahasiswa ke Gereja”, Rosnida sekitar pukul 13.00 WIB hari itu mengirim pesan pendek (sms) kepada Dekan FDK UIN Ar-Raniry, Dr A Rani Usman MSi.

“Ya, sekitar pukul 13.00 WIB pada hari Kamis itu saya mendapat sms  dari Bu Rosnida. Isinya, ia mengucapkan terima kasih karena persoalan yang dihadapinya sedang dibahas oleh senat fakultas dan ia mengaku mulai merasa agak nyaman,” kata Dr A Rani saat dihubungi Serambi per telepon, Jumat (9/1) malam.

Begitu sms tersebut masuk ke telepon genggam A Rani, ia langsung menelepon ke handphone Rosnida karena ingin bicara. Tapi HP dengan nomor 08126242**** itu langsung dinonaktifkan pemiliknya. “Setelah itu, kami putus kontak sampai sekarang,” ujar A Rani.

Cuma beberapa hari sebelumnya, kata A Rani, ia sempat berkomunikasi via HP dengan Rosnida. Saat itu Rosnida mengaku akan meninggalkan rumahnya di salah satu desa dalam Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh, dan pergi bersama orang tuanya ke luar Banda Aceh. Doktor Rosnida sendiri masih single.

Setelah itu di kampus pun Rosnida tak lagi terlihat dalam sepekan terakhir.

Untuk sementara ini, kata Dr A Rani, demi alasan kenyamanan dan proteksi terhadap Rosnida yang mendapat sejumlah ancaman, maka mata kuliah “Gender dalam Islam” yang diajarkannya dilanjutkan oleh asistennya. Apalagi, perkuliahan di UIN semester ini hanya berlangsung seminggu lagi, kemudian masuk jadwal ujian final.

Sedangkan tugas-tugas bimbingan skripsi mahasiswanya semester ini akan dialihkan ke dosen lain. Inilah kebijakan yang ditempuh pihak fakultas sambil menunggu keputusan rektor terhadap masalah ini.