stat counter Tak Beri Uang, Nek Ainem Tewas Dihajar Anak | Aceh Online Magazine

Tak Beri Uang, Nek Ainem Tewas Dihajar Anak

mayat-jenazah-tewas-ilustrasi-shutterstock

ATJEHCYBER.com – Nasib menimpa wanita renta Ainem Makam (70), warga Gampong Lambunot Paya, Kecamatan Kuta Baro, Aceh Besar, Rabu (9/3) sekitar pukul 14.00 WIB. Wanita lanjut usia (lansia) ini meninggal dunia setelah dipukul oleh anak kandungnya, Muhammad Japi (30) yang tinggal di desa yang sama dengan korban. Belakangan terungkap, Muhammad Japi adalah penderita gangguan jiwa alias putoh kawat.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Zulkifli SStMk SH, melalui Kapolsek Kuta Baro AKP Jufrizal SH, mengatakan, pemukulan itu terjadi saat pelaku mendatangi rumah korban untuk meminta uang kepada korban yang juga ibu kandungnya. Diduga, karena permintaan itu tak dikabulkan, gila Muhammad Japi langsung kambuh, hingga pelaku pun mengamuk dan menghajar wanita renta tersebut.

Akibat dihambo oleh anak kandugnya itu, korban yang memang sudah lansia tersebut mengalami patah tulang lengan dan memar di bagian pinggang.

Peristiwa memilukan itu tidak berlangsung lama, karena cucu korban M Jafar (25) cepat menyambangi rumah neneknya, dan langsung melerai penganiayaan berat tersebut.

Seakan tidak punya beban, pelaku memilih pergi meninggalkan ibu kandungnya yang telah ambruk tersebut. “Tak lama setelah pemukulan yang dialami Nek Ainem Makam, sekitar pukul 17.00 WIB, korban mulai mengeluhkan sesak dan meninggal dunia,” kata Jufrizal.

Kapolsek Kuta Baro ini menjelaskan, pascakejadian itu Muhammad Japi, sempat diamankan ke Mapolsek. Tapi, belakangan sebutnya, polisi memperoleh keterangan dari keluarga serta warga setempat, Muhammad Japi memiliki riwayat gangguan jiwa dan pernah dirawat di Rumah sakit Jiwa (RSJ) Aceh, sehingga polisi pun mengantar pelaku ke sana (RSJ). “Di samping keterangan keluarga dan warga setempat, kami juga sudah melihat surat yang menerangkan Muhammad Japi pernah alami gangguan jiwa dan dirawat di Rumah Sakit Jiwa Aceh. Kini pelaku telah diantar ke sana,” pungkas Jufrizal.(mir/prohaba.co)

You must be logged in to post a comment Login