stat counter Tuha Peut dan KPA Tolak 2 Cawabup Abdya | Aceh Online Magazine

Tuha Peut dan KPA Tolak 2 Cawabup Abdya

Ghazi KPA Wilayah Blangpidie, H Abu Zaini Dahlan (kiri) dan Ketua Majelis Tuha Peut DPW PA Abdya, M Nasir Alue (kanan) memperlihatkan surat tentang penolakan Cawabup Abdya, Erwanto dan TR Kamaluddin daalm pertemuan pers di Desa Geulumpang Payong, Blangpidie, Minggu (8/2/2015). SERAMBI/ZAINUN YUSUF

Ghazi KPA Wilayah Blang pidie, H Abu Zaini Dahlan (kiri) dan Ketua Majelis Tuha Peut DPW PA Abdya, M Nasir Alue (kanan) memperlihatkan surat tentang penolakan Cawabup Abdya, Erwanto dan TR Kamaluddin daalm pertemuan pers di Desa Geulumpang Payong, Blang pidie, Minggu (8/2/2015). SERAMBI/ZAINUN YUSUF

Atjehcyber.com – Majelis Tuha Peut Wilayah Partai Aceh (Tuha Peut PA) dan Qhazi Wilayah KPA Aceh Barat Daya, serta Komite Peralihan Aceh (KPA) 013 Wilayah Blang pidie, menolak dua nama calon wakil bupati Abdya yang diusulkan Bupati Jufri Hasanuddin ke DPRK setempat, beberapa hari lalu. Dua nama dimaksud adalah Erwanto SE MA dan TR Kamaluddin.

Selain menolak dua nama itu, para tetua dan organisasi pendukung Partai Aceh ini juga mendesak DPRK Abdya segera memaripurnakan pemilihan Cawabup atas nama Said Azhari dan M Nazir, sebagaimana telah diusulkan DPW PA kepada Bupati Jufri Hasanuddin melalui surat 10 Desember 2014 lalu.

Sikap tersebut disampaikan Ketua Majelis Tuha Peut Wilayah PA, M Nasir Alue dan Qhazi Wilayah KPA, H Abu Zaini Dahlan, dalam pertemuan pers di Desa Geulumpang Payong, Blang pidie, Minggu (8/2). “Kita menolak secara tegas Erwanto dan TR Kamaluddin sebagai cawabup yang diusulkan bupati kepada Pimpinan DPRK,” tegas M Nasir Alue yang dibenarkan H Abu Zaini Dahlan.

Sikap penolakan tersebut dituangkan dalam surat Nomor: 012/DPW-PA/ABD/II/2015 tanggal 8 Februari 2015 ditujukan kepada Ketua DPRK Abdya.

Adapun alasan penolakan, sebagaimana dijelaskan dalam surat tersebut, karena Erwanto dan TR Kamaluddin dianggap mundur dan tidak masuk dalam voting pemilihan cawabup yang digelar DPW PA Abdya pada 3 November 2014 lalu. “Ini kan aneh, jangan pertontonkan keanehan kepada masyarakat. Mari kita bangun budaya demokrasi yang benar,” demikian antara lain bunyi surat tersebut.

Kerenanya, mereka meminta DPRK Abdya segera memparipurnakan usulan cawabup yang diusulkan DPW PA Abdya melalui surat Nomor 036/DPW-PA/ABD/XII/2014 tanggal 10 Desember 2014 atas nama Said Azhari dan M Nazir, karena telah diproses melalui mekanisme yang benar.

Dijelaskan bahwa surat usulan dua nama cawabup atas nama Said Azhari dan M Nazir diteken dan distempel  masing-masing oleh Ketua DPW PA Abdya, M Nazir, Wakil Sekretaris DPW PA Abdya, Hasbi AG. Surat tersebut juga diteken selaku mengetahui Qhazi Wilayah Blang pidie, H Abu Zaini Dahlan, Ketua Majelis Tuha Peut Wilayah, M Nasir Alue, dan Ketua KPA Wilayah Blang pidie, Abdurrahman Ubit.

Selain menyatakan penolakan terhadap usulan cawabup atasnama Erwanto dan TR Kamaluddin, dalam surat bertanggal 8 Februari 2015, Majelis Tuha Peut Wilayah PA, Qhazi Wilayah KPA, dan KPA Wilayah Blang pidie, juga menyatakan mengambil alih sementara kebijakan DPW PA Abdya. Alasannya, Ketua DPW PA Abdya M Nazir telah melanggar AD/ART partai yang sangat fatal sehingga akan menimbulkan konflik dan merugikan PA.

Sebelumnya diberitakan, setelah lama ditunggu, Bupati Abdya diwakili Asisten Pemerintahan menyerahkan surat usulan nama cawabup kepada Pimpinan DPRK Abdya di ruang musyawarah gedung dewan setempat, Kamis (5/2) siang.

Surat usulan dalam amplop tertutup tersebut setelah dibuka oleh Wakil Ketua DPRK Abdya, Jismi, berisikan dua nama yaitu Erwanto SE MA (40), alamat Desa Padang, Kecamatan Manggeng, dan TR Kamaluddin (43), alamat Desa Mata Ie, Kecamatan Blang pidie.

Bupati Abdya, Jufri Hasanuddin yang diminta tanggapannya Minggu (8/2) malam tadi, menjelaskan, usulan Cawabup Abdya atas nama Erwanto SE MA dan TR Kamaluddin kepada Pimpinan DPRK Abdya sudah sah dan final, karena sudah sesuai mekanisme dan aturan.

Mekanisme dimaksudkan, dua nama Cawabup Abdya, Erwanto dan TR Kamaluddin, diusulkan Dewan Pimpinan Wilayah Partai Aceh (DPW-PA) Abdya kepada Bupati Abdya melalui surat Nomor: 007/DPW/PA/ABD/2015 tangal 9 Januari 2015. “Surat usulan tersebut diteken Ketua dan Sekretaris DPW PA Abdya,” kata Bupati Jufri Hasanudin.

“Setelah usulan tersebut masuk, saya selaku Bupati, menilai bahwa usulan dua nama cawabup (Erwanto dan TR Kamaludin) sudah sesuai mekanisme dan aturan beralaku sehingga tidak ada alasan menunda untuk meneruskan usulan tersebut kepada Pimpinan DPRK Abdya,” tambah Bupati Jufri Hasanuddin.

Soal ada perbedaan pendapat, menurutnya itu merupakan hal internal partai. “Saya mengimbau kepada saudara saya di partai (PA) bahwa beda pendapat itu merupakan hal internal partai,” katanya.

Ketika ditanya surat usulan DPW PA Abdya kepada Bupati Abdya tanggal 10 Desember 2014 yang mengusulkan nama Cawabup Abdya, Said Azhari dan M Nazir, Bupati Jufri Hasanuddin mengaku secara resmi surat dimaksud tidak pernah sampai kepadanya. “Secara resmi surat tersebut tidak pernah saya terima,” ungkap Bupati Abdya itu.

You must be logged in to post a comment Login