stat counter UIN Jatuhi Sanksi pada Dosen Pembawa Mahasiswi ke Gereja | Aceh Online Magazine

UIN Jatuhi Sanksi pada Dosen Pembawa Mahasiswi ke Gereja

Rosnida Sari (Dosen yang membawa Mahasiswa ke Gereja) sedang memeluk Anjing, Akun FB resmi beliau sudah dinonaktifkan dengan URL “rosnida.sari” oleh beliau sendiri pada Senin,05/01/2015 malam (malam kemarin) takut ketahuan foto-fotonya.

Rosnida Sari (Dosen yang membawa Mahasiswa ke Gereja) sedang memeluk Anjing, Akun FB resmi beliau sudah dinonaktifkan dengan URL “rosnida.sari” oleh beliau sendiri pada Senin,05/01/2015 malam (malam kemarin) takut ketahuan foto-fotonya.

Atjehcyber.com – Fakultas Dakwah dan Komunitas Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh segera menjatuhkan sanksi akademik kepada Rosnida Sari, dosen di fakultas itu yang membawa mahasiswi ke sebuah gereja di Banda Aceh.

Kasus yang menarik perhatian masyarakat ini bermula dari tulisan milik dosen dakwah itu sendiri di situs australiaplus.Baca: (Mahasiswi Berjilbab Belajar Kesetaraan Perempuan di Gereja Banda Aceh)

Kunjungan ke gereja yang menjadi bagian dari mata kuliah Studi Gender dalam islam itu, sebagaimana ditulis Rosnida Sari, sebagai bagian dari ‘jembatan perdamaian’ untuk a gama dan budaya yang berbeda ini.

Tulisan dengan judul asli “Belajar di Australia, Dosen IAIN Ajak Mahasiswa ke Gereja di Banda Aceh” itu telah menjadi perbincangan hangat di media sosial. Bera gam komentar mencuat, mulai dari yang mendukung dan tak sedikit pula yang menyesalkan tindakan dosen tersebut.

Selain itu, tulisan yang dikutip sejumlah media online di Aceh ini, juga di-share atau dibagi kembali oleh ratusan akun pengguna media sosial di dalam dan luar negeri, sehingga gaungnya meluas. Baca: (Terbongkar, Inilah Sosok Dosen UIN Ar-Raniry yang Menyuruh Mahasiswa ke Gereja)

Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Dr A Rani Usman MSi, kepada Serambi Selasa (6/1) kemarin mengatakan, pihaknya telah meminta klarifikasi dari dosen bersangkutan terkait kunjungan para mahasiswinya ke salah satu gereja di Banda Aceh sebagai bagian dari per kuliahan.

“Mohon maaf kepada masyarakat Aceh yang terganggu dengan persoalan ini dalam beberapa hari terakhir. Kami segela lakukan tindakan akademik dan mengevaluasi kinerja dosen dengan mata kuliah yang dia punya tersebut,” katanya.[]

You must be logged in to post a comment Login