stat counter Ulama Kharismatik Gayo Meninggal Dunia | Aceh Online Magazine

Ulama Kharismatik Gayo Meninggal Dunia

jenazah-ulama-kharismatik-gayo-tgk-h-mohd-ali_20160802_091436

ATJEHCYBER.com – Inna Lillahi Wainna Ilaihi Rajiun. Dataran Tinggi Gayo (DTG) kembali kehilangan seorang ulama kharismatik, Tgk H Mohd Muhammad Ali Djadun. Mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Tengah ini, meninggal dunia di kediamannya di Kampung Persiapan Kute Ralik, Pasar Pagi Lama, Kota Takengon, Senin (1/8) sekira pukul 09.10 WIB.

Dikutip dari SerambiNews.com, Tgk H Mohd Ali Djadun yang merupakan tokoh Muhammadiyah meninggal dalam usia hampir satu abad atau 91 tahun. Almarhum yang juga dikenal sebagai ulama tegas dikebumikan di Kampung Gunung Teritit, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah.

Meninggalnya ulama kharismatik Gayo itu, membuat banyak pihak merasa kehilangan, lantaran dikenal sebagai panutan bagi masyarakat di wilayah tengah provinsi Aceh. Bukan hanya itu, Tgk H Mohd Ali Djadun, pernah dipercaya menjabat Ketua MPU Aceh Tengah selama 15 tahun.

“Usai shalat Ashar dikebumikan di Gunung Teritit, Bener Meriah,” kata Anda Putra, salah seorang putra almarhum. Tgk H Mohd Ali Djadun yang lahir pada 1925 ini mengawali karier sebagai guru dan telah mengajar serta pernah menjadi kepala di beberapa sekolah.

Dia juga pernah menjadi anggota DPRD dan Kepala Kandepag Aceh Tengah. Almarhum juga merupakan salah seorang pentolan di Ormas Muhammadiyah. Sejak tersiarnya kabar tentang meninggalnya Tgk H Mohd Ali Djadun, ribuan pelayat mulai memadati kediaman almarhum.

Diantara pelayat, juga terlihat Bupati Aceh Tengah, Ir H Nasarudin MM, Plt Bupati Bener Meriah, Drs H Rusli M Saleh, Ketua DPRK Aceh Tengah, Muchsin Hasan, Dandim 0106/ Aceh Tengah, Letkol Inf Didit Hari Prasetyo Putro serta sejumlah pejabat dari Kabupaten Aceh Tengah maupun Bener Meriah.

Bupati Nasaruddin ketika ditemui di kediaman almarhum menyebutkan, sejak beberapa bulan terakhir ada beberapa ulama di Aceh yang telah meninggal, sehingga menambah daftar ulama yang meninggal dunia di Aceh. “Tgk H M Ali Djadun semasa hidupnya telah memberi kontribusi besar untuk kemajuan daerah. Kita merasa sangat kehilangan,” kata Nasaruddin.(my/SerambiNews.com)