Home Nasional 1 Kg Batu dari Hutan Bungbulang Rp 150 Juta

1 Kg Batu dari Hutan Bungbulang Rp 150 Juta

448
0
SHARE

Penambang batu sedang menggali terowongan di kawasan hutan Bungbulang, Kabupaten Garut. (c) Tribun Jabar/M SYARFI ABDUSSALAM
Penambang batu sedang menggali terowongan di kawasan hutan Bungbulang, Kabupaten Garut. (c) Tribun Jabar/M SYARFI ABDUSSALAM

Atjehcyber.com – Berbekal linggis, cangkul, palu, pahat, tambang, slang, senter, serta ember, Udin (40) pergi bersama- lima rekannya masuk suatu lokasi rimba di pelosok Kecamatan Bungbulang. Jauh dari keramaian kampung, mereka menelusuri jalan setapak atau buka jalan baru diantara rimbunan pohon-pohon.

Pagi itu jalan setapak becek sisa hujan semalaman. Sesudah meniti perjalanan panjang, di dekat suatu sungai kecil, Udin temukan belahan batu cadas di basic jurang. Dia memastikannya sesudah lihat goresan kemerahan yang khas pada batu yang dicarinya. Dengan kepercayaan serta pengalamannya, dia yakinkan bahwa itu bongkahan batu pancawarna khas Bungbulang.

Tanpa ada merasa, telah tiga meteran mereka menggali. Mereka memakai senter untuk menerangi galiannya serta menggunakan tambang dan slang juga sebagai alat pengaman. Slang dipakai untuk bernapas bila galian ambruk serta mengubur mereka. Tambang dipakai untuk menarik penambang yang terkubur itu keluar.

Penggalian dapat berjalan berhari-hari. Waktu didapati, Selasa (20/1), Udin mengakui telah memperoleh seputar tiga kuintal bongkahan batu pancawarna yang dapat selekasnya mereka jual pada pengepul. ” Akhirnya dibagi, 70 % untuk penambang serta 30 % untuk yang memiliki tempat. Kami tim yang terdiri atas enam penambang membagi rata akhirnya, ” kata Udin waktu didapati di sela penggalian.

Udin menyampaikan ini penggaliannya yang ketiga. Penggalian terpanjang terdahulu meraih 105 mtr.. Dia mulai jadi penambang empat bln. lantas. Udin jadikan profesi ini juga sebagai sampingannya, mencari duit penambahan terkecuali bertani.

” Alhamdulillah, dapat untuk hidup serta beli banyak barang dirumah. Kelak ingin renovasi rumah. Sampai kini saya telah memperoleh pancawarna, batu hijau, serta merah. Di jual pada Rp 500 ribu hingga Rp 5 juta per kg, ” kata Udin.

Udin mengakui bangga jadi warga Bungbulang lantaran mempunyai potensi batu bernilai daerahnya populer hingga didunia. Dengan bebatuan yang bernilai, tuturnya, kehidupan ekonomi warga juga bertambah mencolok.

Terkecuali menambang lewat cara menggali, warga juga menambang batu di sungai, delta, bahkan juga pantai. Pantai Puncak Guha serta Pantai Gunung Geder di Garut populer mempunyai banyak serpihan batu berwarna-warni diatas pasir atau seputar deltanya.

Editor: Rizal