stat counter CEO AirAsia: Kami Punya Hak Terbangi Rute Surabaya-Singapura | Aceh Online Magazine

CEO AirAsia: Kami Punya Hak Terbangi Rute Surabaya-Singapura

CEO AirAsia, Tony Fernandes (tengah) berbincang dengan Deputi Potensi Basarnas, Sunarbowo Sandi (kiri) di Posko Utama Pecarian Pesawat AirAsia QZ8501, di Lanud Iskandar, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Rabu (31/12/2014). Dua dari tujuh jenazah yang telah ditemukan berhasil dievakuasi ke posko utama untuk selanjutnya diidentifikasi di RSUD Sultan Imanuddin, Pangkalan Bun. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA)

CEO AirAsia, Tony Fernandes (tengah) berbincang dengan Deputi Potensi Basarnas, Sunarbowo Sandi (kiri) di Posko Utama Pecarian Pesawat AirAsia QZ8501, di Lanud Iskandar, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Rabu (31/12/2014). Dua dari tujuh jenazah yang telah ditemukan berhasil dievakuasi ke posko utama untuk selanjutnya diidentifikasi di RSUD Sultan Imanuddin, Pangkalan Bun. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA)

Atjehcyber.comCEO AirAsia Tony Fernandes menyebutkan, AirAsia Indonesia mempunyai hak melakukan penerbangan dengan rute Surabaya-Singapura. Hal itu sesuai dengan slot jadwal penerbangan dan persetujuan dari otoritas penerbangan Indonesia dan Singapura

“Kami sebelumnya telah menerbangi rute tersebut, dan memiliki hak untuk terbang di rute itu sebanyak tujuh kali seminggu,” kata Tony dalam siaran pers yang diterima wartawan, Rabu (7/1/2015).

Hal ini disampaikan oleh Tony sebagai klarifikasi atas pernyataan yang disampaikan oleh Menteri Perhubungan, Ignasius Jonanmengenai pernyataan pribadi CEO AirAsia, Tony Fernandes via email pribadi kepada dirinya.

“Tony Fernandez mengaku salah ke saya tidak ada izin rute,” kata Jonan di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Selasa (3/1/2015).

Dalam klarifikasinya, lebih lanjut Tony mengatakan, pihaknya telah mengantongi persetujuan dan slot waktu penerbangan baik dari otoritas penerbangan di Indonesia maupun di Singapura.

“Apa yang terjadi hanyalah masalah administrasi, dan langkah Kementerian Perhubungan sangat bagus dalam mengevaluasi koordinasi antara bandara dan koordinator slot agar kejadian ini tidak berulang,” ujar Tony.

Untuk itu, Tony pihaknya merekomendasikan sistem komputerisasi yang komprehensif dan integratif di dalam otoritas penerbangan di Indonesia, seperti yang dimiliki di Singapura.

Sebelumnya dalam keterangan resmi Otoritas Penerbangan Sipil Singapura atau Civil Aviation Authority of Singapore (CAAS) mengatakan bahwa penerbangan AirAsia QZ8501 dengan rute Surabaya-Singapura pada Minggu 28 Desember 2014 adalah legal. Hal itu dijelaskan CAAS dalam situs resminya www.caas.gov.sg.

You must be logged in to post a comment Login