Home Nasional Jika Satu Tikus Dihargai Rp 20.000, Ahok Khawatir Banyak yang Beternak Tikus

Jika Satu Tikus Dihargai Rp 20.000, Ahok Khawatir Banyak yang Beternak Tikus

6
0
SHARE

1329591tikus1780x390

ATJEHCYBER.com – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, mengatakan, program gerakan basmi tikus merupakan rencana Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat. Basuki atau Ahok sudah mendengar rencana tersebut.

“Nah itu sekarang lagi dimatangkan,” kata Ahok, di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (19/10/2016).

Jika rencana itu terealisasi, Ahok memastikan program tersebut hanya berjalan satu kali. Sebab, Ahok menengarai akan banyak pihak yang mengambil keuntungan jika terus menangkap tikus.

Djarot sebelumnya menyebut, akan ada insentif yang diberikan untuk seekor tikus yang ditangkap. Upahnya sebesar Rp 20.000 per ekor.

“Kalau itu dilaksanain terus menerus, nanti orang malah pelihara, jualan tikus,” kata Ahok.

Ahok mengungkapkan, pentingnya pelaksanaan rencana ini. Sebab, lanjut dia, tikus kerap menimbulkan penyakit bagi masyarakat.

Sebelumnya, Djarot mengimbau agar masyarakat mengumpulkan tikus-tikus yang ada di lingkungannya.

Adapun tujuan pelaksanaan gerakan ini adalah mengantisipasi merebaknya penyakit yang ditimbulkan dari tikus-tikus. Sebab, penyakit dari tikus kerap menyerang anak-anak berusia balita.

“Kumpulin saja, nanti lurah ikut turun. Hitung saja berapa buntutnya, nanti kami bayar,” kata Djarot.

Kemudian, bangkai-bangkai tikus yang telah terkumpul akan ditanam oleh Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta atau Dinas Kebersihan DKI Jakarta.(Kompas)