Home Technology Bos Google Indonesia Menundurkan Diri

Bos Google Indonesia Menundurkan Diri

494
0
SHARE

Rudy Ramawy, Country Director Google Indonesia (kiri), Andrew McGlinchey, Product Manager SEA Google APAC saat peluncuran Google Street View Indonesia di Jakarta, Kamis (21/8/2014). (c) Kompas.com
Rudy Ramawy, Country Director Google Indonesia (kiri), Andrew McGlinchey, Product Manager SEA Google APAC saat peluncuran Google Street View Indonesia di Jakarta, Kamis (21/8/2014). (c) Kompas.com

Atjehcyber.com – Menyusul informasi yang beredar sebelumnya, Country Director Google Indonesia Rudy Ramawy membenarkan kabar bahwa ia akan undur diri dari jabatannya tersebut.

“Benar, saya mengundurkan diri efektif bulan Maret nanti,” ujar Rudy melalui pesan singkat yang diterima KompasTekno, Selasa (3/2/2015).

Belum ada informasi mengenai siapa yang akan meneruskan posisi Rudy.

Pihak Google diketahui sedang mencari pengganti Rudy dengan menayangkan lowongan kerja untuk posisi Country Director Google Indonesia.

Rudy Ramawy menjabat sebagai Kepala Google di Indonesia selama tiga tahun, terhitung sejak Januari 2012. Ia berkantor di markas Google Indonesia di lantai 28 Gedung Sentral Senayan II, bilangan Senayan, Jakarta.

Sebelum bergabung dengan Google, pada 2005, Rudy pernah bergabung dengan Nantrindo Telepon Seluler (operator seluler Axis) sebagai Direktur dan Chief Marketing Officer dan Direktur Programming dan Production di stasiun televisi RCTI.

Belum ada pernyataan resmi dari Google Indonesia mengenai pengunduran diri Rudy. Upaya untuk menghubungi pihak Google Indonesia telah dilakukan, tetapi belum mendapatkan balasan.

Update:
Berikut pernyataan resmi dari Google yang diterima KompasTekno, Selasa (3/2/2015), “Setelah tiga tahun memimpin bisnis kami di Indonesia, Rudy Ramawy memutuskan mengundurkan diri dari Google untuk mengejar berbagai peluang baru. Kami sangat berterima kasih atas kontribusi yang telah begitu banyak beliau berikan untuk Google Indonesia, termasuk peluncuran YouTube.co.id dan kantor baru kami pada tahun 2012. Kami terus mempertahankan komitmen kami untuk Indonesia dan pasar yang tetap menjadi prioritas utama bagi Google.”