stat counter Ini Dia, 8 Game Online Berbahaya Bagi Anak | Aceh Online Magazine

Ini Dia, 8 Game Online Berbahaya Bagi Anak

Cover Game Online Poin Blank

Cover Game Online Poin Blank

Atjehcyber.com – Ada delapan game online yang berbahaya bagi anak-anak, yakni Point Blank, Counter Strike, World of Warcraft, Call of Duty, RF Online, AION, Gunbound, danLost Saga.

Game- game tersebut menawarkan sensasi praktis bagi anak dengan nuansa perang-perangan, perkelahian, pembantaian etnis, perang antar suku, dan bahkan pembunuhan sadis terhadap siapa pun yang dianggap lawan.

Manager Program Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Anak Aceh, Rudy Bastian, yang merilis delapan jenis game berbahaya tersebut, Minggu (11/1/2015) mengatakan, ibarat candu, perlahan-lahan efek game tersebut merusak sisi psikis dan kepribadian anak.

“Kita selaku orangtua cenderung abai menyangkut upaya preventif terhadap gejala ini. Orangtua gampang sekali mengizinkan anak bermain game online dengan alasan supaya anaknya tidak jenuh dengan aktifitas belajar yang sudah dijalani selama ini,” katanya.

Namun, kata Rudy, orang tua cenderung apatis mendorong anak memilih game online yang cocok dan beredukasi bagi anak.

Usaha mencontoh dan meniru tokoh-tokoh dalam game inilah,menurut Rudy, yang dikhawatirkan dicontoh dicontoh dalam kehidupan sehari- hari si anak.

“Setiap anak yang bermain game ini mendapatkan suasana menegangkan dan menantang tak terkecuali jika game ini dimainkan oleh orang dewasa,” ujarnya.

Hasil penelaahan LBH Anak Aceh, saat ini game online lebih digandrungi oleh anak usia 8 sampai 14 tahun. Warung internet yang menjadi tempat penyedia game online selalu ramai dikunjungi anak-anak dan telah menjadi rumah kedua bagi mereka.

Ia mengingatkan para orangtua waspada akan efek yang muncul pada si anak, antara lain masalah sosialisasi, komunikasi, dan empati si anak dengan orang lain sekitarnya.

Kondisi tersebut, menurut Rudy dapat memicu agresivitas anak dan terkikisnya hubungan sosial anak terhadap kondisi sekeliling.

“Kondisi ini bakal diperparah ketika si anak yang kecanduan game online tadi tidak mempunyai uang untuk bermain, maka dia akan melakukan tindakan mencuri dan memalak kawannya untuk dapat terus bermain game,” jelasnya.

Orangtua diimbau lebih tegas dan waspada lagi dalam merawat anak- anaknya supaya perkembangan psikologinya tidak terganggu gara-gara game online.

You must be logged in to post a comment Login