stat counter Lebih dari Setengah Wanita Tidak Tahu Keberadaan Vagina | Aceh Online Magazine

Lebih dari Setengah Wanita Tidak Tahu Keberadaan Vagina

073933_missv1Atjehcyber.com – Tahukah Anda dimana letak vagina? Mungkin ini adalah pertanyaan yang terdengar sangat mudah bagi semua wanita di dunia. Namun jawaban Anda mungkin saja kurang tepat sama seperti sebagian besar perempuan Inggris yang menyalahartikan istilah vagina dengan vulva.

Vulva adalah bibir atau bagian terluar kemaluan wanita, sedangkan vagina berada di bagian yang lebih dalam, berbentuk serupa saluran yang akan menghubungkan vulva dengan rahim atau organ reproduksi lainnya.

Fakta mengejutkan tersebut diungkapkan oleh sebuah badan penelitian kanker wanita bernama The Eve Appeal. Data tersebut ditemukan saat organisasi asal Inggris ini sedang membuat kisah survei dalam rangka menyambut Bulan Sadar Kanker Ginekologi yang jatuh pada September.

Organisasi yang memiliki misi menyadarkan wanita akan penyakit ginekologi tersebut menanyakan kepada wanita dengan rentang usia 26-35 tahun mengenai letak rahim, serviks, ovarium, vagina, serta vulva. Hasilnya hanya separuh dari peserta yang menjawab dengan benar. Padahal 60% koresponden mengaku sadar akan masalah reproduksi.

Hal tersebut berbanding terbalik dengan wanita berusia 66-75 tahun. Karena 80% dari mereka bisa menjelaskan dengan tepat dimana letak ovarium dan 90% benar dalam mengidentifikasi rahim walau hanya 42% dari mereka mengaku mengenal dengan benar alat reproduksi.

Selain kurang tepat dalam mengidentifikasi bagian-bagian alat reproduksi, penelitian ini juga membuktikan bahwa banyak perempuan muda masih enggan dalam membicarakan masalah yang berhubungan dengan kelamin. Yakni hanya setengah dari koresponden yang nyaman mendiskusikannya pada sesama teman atau saudara perempuan. Hal ini tentu saja bisa jadi berbahaya jika masalah dibiarkan dan tidak pernah dibicarakan pada ahlinya. 

“Di The Eve Appeal, kami tahu seberapa penting mempromosikan agar wanita terbuka dalam membicarakan tanda dan gejala kanker ginekologi. Dan survei ini membuktikan bahwa masih jauh untuk hal itu bisa terjadi.” ujar Pimpinan Helena Morrissey pada situs resminya.(ami/kik/dtk)