stat counter Gencatan Senjata Permanen, Israel Penuhi Semua Tuntutan Palestina | Aceh Online Magazine

Gencatan Senjata Permanen, Israel Penuhi Semua Tuntutan Palestina

warga gaza mengibarkan bendera Hamas

warga gaza mengibarkan bendera Hamas

AtjehCyber.com | KAIRO – Mesir mengumumkan kesepakatan gencatan senjata permanen Israel-Palestina yang dimulai Selasa (26/8) pukul 19.00 Waktu Gaza. Kesepakatan ini mengabulkan semua tuntutan rakyat Palestina termasuk hak warga Gaza yang lama terisolir, yakni dibukanya perbatasan, semua penyeberangan, pergerakan barang, bahan bangunan, bahan bakar, keperluan pokok peluasan zona perikanan menjadi 12 mil laut.

Seperti diberitakan Kantor berita MINA dari jalur Gaza, Rabu (27/8/2014) warga Gaza turun ke jalan merayakan hasil kesepakatan gencatan senjata permanen yang disebut warga sebagai kemenangan perjuangan melawan zionis Israel.

Kesepakatan genjata senjata permanen juga diumumkan Presiden Palestina Mahmoud Abbas dengan mengapresiasi upaya Mesir dan semua pihak yang memainkan peran memulihkan kondisi di Jalur Gaza.

“Kami mengkonfirmasi apresiasi tinggi atas upaya Mesir yang dimulai sejak lama untuk memuaskan semua pihak. Qatar juga memainkan peran dalam hal itu. Kami juga ingin menyebutkan bahwa Menteri Luar Negeri AS John Kerry juga menghubungi kami untuk tujuan yang sama, jadi kami berterima kasih kepada semua orang yang memainkan peran,” kata Abbas.

Kesepakatan gencatan senjata jangka panjang antara Israel dan gerakan-gerakan Palestina di Jalur Gaza itu termasuk mengakui tuntutan-tuntutan rakyat Palestina. Arab Saudi juga telah memberikan jaminan pada fihak Palestina.

Kesepakatan genjatan senjata permanen didasarkan pada kesepakatan yang telah dilakukan sebelumnya pada 2012 lalu, mencakup berakhirnya semua penganiayaan serta pembunuhan para pemimpin dan aktivis Palestina oleh Israel.

Kedua belah pihak akan bertemu lagi pada satu bulan mendatang untuk membahas masalah yang belum terselesaikan. Presiden Palestina juga akan membahas perjanjian gencatan senjata terbaru pada pertemuan kepemimpinan Palestina.

Televisi Israel Channel 10 mengutip para pejabat Israel mengatakan mereka sepakat untuk gencatan senjata dan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu telah memberitahu semua anggota kabinetnya tentang kesepakatan itu.

Kemenangan Palestina

Ismail Haniyah, Petinggi Hamas, mengatakan bahwa kesepakatan genjatan senjata permanen menjadi hadiah bagi ketabahan rakyat dan ketahanan para pejuang Palestina di Gaza.

Dalam sebuah konferensi pers di Rumah Sakit AsSyifa di Kota Gaza, Selasa malam Waktu Gaza, petinggi Hamas lainnya, yakni jurubicara Hamas, Sami Abu Zuhri mengatakan, “Para pemukim ilegal Israel yang tinggal di sekitar perbatasan Gaza dapat kembali ke rumah mereka setelah perjanjian gencatan senjata mulai berlaku.”

Dia mengumumkan kemenangan dan mengucapkan selamat kepada rakyat Palestina dan bangsa Arab atas kemenangan yang dicapai gerakan perlawanan Palestina.

“Gerakan Hamas tidak akan meninggalkan rakyat Palestina setelah pertempuran berakhir,” kata abu Zuhri seperti diberitakan Palestine News Network.

Selain itu, Khalid al-Batsh, seorang pejabat senior Jihad Islam, mengatakan bahwa perjanjian tersebut telah mengakui tuntutan mereka.

Sementara itu, ribuan warga di Gaza berhamburan merayakan kemenangan dan pemenuhan tuntutan rakyat Palestina, setelah pemerintah Israel dan kelompok pejuang Palestina menyetujui gencatan senjata permanen mengakhiri pertempuran di Gaza.

Dengan gembira para pejuang Palestina melepaskan tembakan ke udara, sementara sebagian warga lain terlihat membagi-bagikan permen./tribunnews