Home Internasional ISIS Perintahkan Aksi Pembunuhan di Australia

ISIS Perintahkan Aksi Pembunuhan di Australia

547
11
SHARE

Pekerja bantuan Inggris, David Haines (kiri) sebelum dibunuh militan ISIS. AS dan Inggris menolak membayar uang tebusan kepada militan.
Pekerja bantuan Inggris, David Haines (kiri) sebelum dibunuh militan ISIS. AS dan Inggris menolak membayar uang tebusan kepada militan.

Atjehcyber.com – Serangkaian penyergapan anti-teror di Sydney dan Brisbane dipicu oleh seorang militan senior Negara Islam yang memerintahkan “demonstrasi pembunuhan” di Australia, kata Perdana Menteri Tony Abbott, Kamis (18/9/2014).

“Perintah itu datang dari seorang Australia yang tampaknya cukup senior dalam ISIS untuk jaringan di Australia agar melakukan demostrasi pembunuhan di negeri ini,” kata Abbott. “Jadi ini bukan hanya kecurigaan, ini memang niat dan karena itulah mengapa aparat kepolisian dan badan-badan keamanan memutuskan untuk bertindak dengan cara yang mereka miliki.”

Sebuah operas besar sebelum fajar dengan melibatkan lebih dari 800 petugas keamanan telah menahan 15 orang. Sejauh ini satu orang didakwa dengan pelanggaran yang berkaitan dengan terorisme serius.

Australian Broadcasting Corporation (ABC) mengatakan, rencana ISIS tersebut antara lain untuk menculik orang secara acak di Sydney, mengalungkan mereka dengan bendera ISIS dan memenggal kepala mereka di depan kamera.

“Orang-orang ini tidak membenci kita karena apa yang kita lakukan, mereka membenci kita karena siapa kita dan bagaimana kita hidup. Itulah yang membuat kita jadi target,” kata Abbott. “Sangat penting bahwa polisi dan badan-badan keamanan kita satu langkah di depan mereka dan itulah yang terjadi pagi ini.”(Afp/Kompas.com)