stat counter Awas, Pelaku Penipuan di Dunia Maya Banyak Wanita Cantik | Aceh Online Magazine

Awas, Pelaku Penipuan di Dunia Maya Banyak Wanita Cantik

Ilustasi Wanita Cantik

Ilustasi Wanita Cantik

Atjehcyber.com – Seorang wanita cantik ditangkap anggota Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polrestabes Bandung. Wanita berusia 32 tahun ini melakukan penipuan terhadap puluhan orang melalui modus jual beli barang lewat dunia maya. Akibatnya, para korban menderita kerugian hingga miliaran rupiah.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Mashudi, mengatakan tersangka berinisial S mereka tangkap beberapa waktu lalu di sekitar Jalan Pahlawan. Hingga Senin (15/9), S masih mendekam di sel tahanan Mapolrestabes Bandung.
Salah satu korban perbuatan tersangka adalah Rini Meryani. Rini yang tergiur barang yang ditawarkan korban bahkan mengirim uang Rp 2 miliar pada bulan Januari 2014.

“Pelaku menawarkan handphone dengan harga miring. Banyak orang yang tertarik. Mereka kemudian mentransfer uang kepada tersangka,” ucap Kapolrestabes didampingi Kasat Reskrim AKBP Nugroho Arianto di Mapolrestabes Bandung, kemarin.

Dari barang bukti yang didapat polisi terlihat ada bukti transfer kepada tersangka sebesar Rp 100 juta. “Uang yang ditransfer beragam jumlahnya. Ada yang sampai Rp 500 juta dari satu orang korban,” ucap Mashudi.

Meski uang sudah dikirim, barang yang dijanjikan ternyata tak kunjung datang. Para korban pun mulai kehilangan kesabaran. Apalagi ketika mereka meminta uang dikembalikan, tersangka ternyata tidak menyanggupinya.

“Korbannya tidak hanya di Bandung. Ada juga dari Jakarta, Jawa Tengah dan Kalimantan Barat,” ujarnya. Menurut data yang diperoleh Tribun, korban juga ada yang berasal dari Tanjung Pinang, Bekasi, Tangerang, Bogor, Semarang, Medan, Surabaya serta Kendal.

Menurutnya, hingga kemarin siang ada 33 korban yang sudah melapor ke polisi. Akhir pekan lalu bahkan ada penyidik dari Polda Kalimantan Barat yang datang ke Mapolrestabes Bandung untuk memeriksa S.

“Karenanya, tidak menutup kemungkinan masih banyak korbannya. Kalau ditotalkan, kerugian para korban bisa mencapai puluhan miliar, bahkan sampai ratusan miliar,” tuturnya.

Ia menambahkan, dari pemeriksaan sementara tersangka mengakui jika perbuatan ini dilakukannya sendiri.
“Katanya tanpa bantuan orang lain. Namun semua ini masih akan didalami,” tambahnya.(Tribun Jabar)