stat counter Suamiku Ternyata Adalah Kakakku Sendiri | Aceh Online Magazine

Suamiku Ternyata Adalah Kakakku Sendiri

enhanced-13057-1407418310-20

Atjehcyber.com | Pernikahan yang harmonis adalah harapan setiap pasangan yang saling mencintai. Sekalipun ada badai yang menerpa, setiap pasangan pasti berupaya untuk menjaga pernikahan mereka tetap harmonis. Namun dapatkah pasangan ini menghadapi kenyataan pahit yang harus mereka jalani?

Sepasang suami istri asal Brazil bernama Adriana dan Leonardo ini telah menikah dan dikaruniai seorang anak perempuan berusia 6 tahun. Kehidupan pernikahan mereka sangat harmonis dan nyaris tanpa masalah. Kecuali kenyataan bahwa saat kecil mereka sama-sama ditinggalkan oleh orang tuanya. 

Karena telah menikah dan memiliki anak, keduanya sepakat untuk menelusuri kembali masa lalu dan mencari keberadaan orang tua masing-masing. Dilansir oleh buzzfeed.com, suatu hari Adriana mengikuti program acara radio Brazil yang berjudul The Time Is Now. Program acara ini dikhususkan untuk mempertemukan kerabat yang telah lama hilang./vamale

Berkat acara ini, Adriana akhirnya dapat berbicara dengan ibunya, Maria. Namun di akhir acara, sang ibu mengungkapkan rahasia yang ternyata akan mengubah kehidupan Adriana dan Leonardo. Ternyata, Adriana dan Leonardo adalah kakak-beradik yang berasal dari ibu yang sama dengan ayah berbeda.

“Saya tidak percaya Ibu mengatakan ini padaku,” ujar Adriana. “Leandro adalah suamiku!”

 Fakta tersebut tidak menggoyahkan pasangan ini untuk tetap bersama. Adriana dan Leandro sepakat untuk tetap menjalani kehidupan mereka dan putri mereka sebagai sebuah keluarga yang tak terpisahkan. “Hanya kematian yang dapat memisahkan kami. Semua ini terjadi karena kehendak-Nya. Mulanya kami terpukul, tetapi kami telah mengadakan pertemuan keluarga dan mengatakan pada semuanya bahwa kami tetap menjadi pasangan. Kami punya banyak rencana bersama. Tak ada yang dapat memisahkan kami.”
Terdengar pilu dan mengiris apa yang dialami oleh Adriana dan Leandro. Pernikahan antar saudara (incest) memang tidak disarankan karena mengandung risiko gen resesif yang berpengaruh pada kesehatan keturunan.