stat counter 30 Anggota DPRK Banda Aceh Dilantik | Aceh Online Magazine

30 Anggota DPRK Banda Aceh Dilantik

kursi-wordpress2-310x3101

Atjehcyber.com – Ketua Pengadilan Negeri (PN) Banda Aceh, H Yulman SH MH, Kamis (11/9), mengambil sumpah dan melantik 30 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota ( DPRK) Banda Aceh Periode 2014-2019. Pengambilan sumpah dan pelantikan berlangsung dalam Sidang paripurna DPRK Banda Aceh di Gedung Dewan setempat.

Sidang paripurna tersebut dibuka oleh Ketua DPRK Banda Aceh Periode 2009-2014, Yudi Kurnia. Setelah pembacaan Surat Keputusan (SK) anggota DPRK yang baru oleh Sekwan, Drs Ansharullah, kemudian Yudi Kurnia menyerahkan palu pimpinan dewan kepada Ketua Sementara DPRK Banda Aceh yang baru, Arif Fadillah.

Setelah itu, posisi pimpinan dan anggota DPRK Banda Aceh digantikan anggota DPRK Banda Aceh yang baru. Komposisi anggota DPRK Banda Aceh yang baru ini terdiri atas Partai Demokrat 5 orang, NasDem 4 orang, Partai Aceh 4 orang, PKS 4 Orang, PAN 3 orang, PPP 3 orang, Golkar 3 orang, Gerindra 2 orang, PDA 1 orang, dan PKPI 1 orang.

Pelantikan anggota DPRK Banda Aceh Periode 2014-2019 dihadiri Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal dan para pejabat Pemko lainnya, Ketua DPD Partai Demokrat Aceh, Nova Iriansyah, ketua partai politik Kota Banda Aceh, imum mukim dan keuchik, serta tokoh ulama, tokoh ada, tokoh perempuan dan tokoh masyarakat lainnya.

Sementara itu, Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal, mengaku mendapat semangat baru dengan dilantiknya anggota DPRK baru tersebut. Ia mengharapkan, anggota dewan yang baru bisa menjadi mitra eksekutif dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Salah satu program yang menjadi perhatian pemerintah saat ini, kata Illiza, adalah penyediaan transportasi publik yang aman dan nyaman. “Transportasi publik sangat penting. Bukan saja dapat mengurangi kemacetan dan berbagai persoalan lalu lintas, tapi juga bisa menjadi icon Banda Aceh yang ramah lingkungan, tertib, dan Islami,” kata Illiza.

Selain itu, Illiza menambahkan, keberadaan perwakilan rakyat di DPRK Banda Aceh dari berbagai partai, diharapkan membuat kinerja dan hasil kerja DPRK 2014-2019 makin baik. Beragamnya partai diharapkan membuat DPRK Banda Aceh makin dinamis, kreatif, dan memberi hasil terbaik untuk warga kota.

“Mari kita teruskan tradisi Kota Banda Aceh sebagai barometer untuk berbagai hal di Provinsi Aceh. Kota Banda Aceh bukan hanya sebagai ibukota provinsi, tapi juga barometer kemajuan ekonomi, sosial, budaya, dan politik Aceh, dari pandangan Pemerintah Pusat, pemerintah daerah lainnya, dan seluruh wilayah Nusantara,” demikian Illiza.

Ketua Sementara DPRK Banda Aceh Periode 2014-2019, Arif Fadhilah, mengatakan jadwal rapat dewan berikutnya akan membicarakan meknisme tata tertib (tatib) dewan dan kode etik dewan. Untuk itu, ia mengundang masing-masing ketua kelompok partai, yaitu Demokrat, Partai Aceh, PKS, Golkar, PKS, PPP, PAN, Gerindra, PKPI, dan PDA.

Ketua kelompok partai tersebut diundang untuk hadir di Ruang Sidang DPRK Banda Aceh pada Jumat (12/9) mendatang, mulai pukul 09.00 WIB. Pertemuan tersebut dilaksanakan untuk membahas jadwal agenda rapat selanjutnya.(serambi)