Home Nanggroe 7 Napi Kasus Narkoba dan Pembunuhan Kabur dari LP Lambaro

7 Napi Kasus Narkoba dan Pembunuhan Kabur dari LP Lambaro

694
0
SHARE

Petugas menunjukan lubang yang dibobol napi saat hendak kabur. (c) Merdeka.com
Petugas menunjukan lubang yang dibobol napi saat hendak kabur. (c) Merdeka.com

Atjehcyber.com – Tujuh napi di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banda Aceh, Lambaro, melarikan diri dengan memanjat tembok setinggi 8 meter. Ketujuh narapidana tersebut kabur sekitar pukul 03.00 WIB.

“Mereka menjebol dinding beton ukuran dua jengkal kali dua jengkal. Setelah itu mereka memanjat beton menggunakan beberapa lembar sarung yang diikat menyerupai tali,” ungkap Kepala Seksi Bimbingan Narapidana Lapas Klas IIA Banda Aceh Syamsul Hadi, Kamis 5 Februari 2015.

Seperti yang diberitakan Atjehpost.co Adapun nama-nama tahanan yang melarikan diri, seperti Hanafiah bin Ibrahim yang beralamat di Jalan Alumunium Raya Gang lestari LK22, Desa Tanjung Mulia Kecamatan Deli Serdang, Medan, Provinsi Sumatera Utara.

Hanafiah merupakan napi tindak pidana penyalahgunaan narkotika dengan masa hukuman 14 tahun.

Kemudian Saifullah bin Cut Yazit, asal Desa Lam Alu Raya,Kecamatan kota Baro, Kabupaten Aceh besar. Saifullah merupakan napi kejahatan  penganiayaan dan narkotika dengan masa hukuman  5 tahun.

Selanjutnya Syahroni Nizar bin Muhamad, asal Desa Japakeh Desa Ie Seu Um Kecamatan Masjid Raya Aceh Besar. Syahroni merupakan napi tindak pidana penyalahgunaan narkotika dengan masa hukuman 14 tahun.

Ke 4 ada Musriadi bin Sulaiman, asal Dusun Japakeh Desa Ie Seu Um, Kecamatan Masjid Raya Kabupaten Aceh besar. Musriadi merupakan tindak pidana penyalahgunaan narkotika.

Heri Martalinus bin Pujianto yang merupakan tindak pidana pembunuhan, Bachtiar bin Mansyur napi menyimpan narkotika. Terakhir ada Syaiful Amri alias Sipon bin M.Yusuf yang juga napi narkotika.[]