stat counter Ada Menteri Dari Aceh Di Kaninet Jokowi? | Aceh Online Magazine

Ada Menteri Dari Aceh Di Kaninet Jokowi?

kursi-menteri-jadi-senjata-tarik-koalisi-merah-putih-z0uAtjehcyber.com – Tidak satu pun tokoh Aceh masuk dalam daftar 42 nama kandidat menteri hasil polling situs kabinetrakyat.org yang diserahkan ke presiden terpilih Joko Widodo, Kamis (4/9).

Namun, pengamat politik dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta Arie Sudjito meyakini, pada akhirnya nanti Jokowi tetap akan memasukkan paling tidak satu tokoh asal Aceh di kabinetnya.

Menurutnya, dalam memilih nama yang akan mengisi kursi menteri, Jokowi pasti juga menggunakan pertimbangan kewilayahan, terutama daerah yang tergolong “rawan”, seperti Aceh dan Papua.

“Selain mencari sosok yang bersih dan kompeten, saya yakin Jokowi juga punya sensitifitas pada daerah. Karena yang saya tahu, Jokowi konsen pada daerah-daerah pinggiran seperti Papua, Aceh, NTT, Sulawesi, dan yang lain,” terang Arie saat dihubungi JPNN, Sabtu (6/9).

Mantan aktivis 98 itu lebih lanjut mengatakan, meski pada akhirnya Jokowi akan memasukkan nama tokoh dari daerah “rawan” ke jajaran kabinetnya, namun bukan semata sebagai kebijakan simbolil untuk meredam berbagai persoalan di daerah dimaksud.

Arie yakin, Jokowi nantinya akan mengambil kebijakan-kebijakan yang konkrit untuk menuntaskan problem-problem di Aceh ataupun di Papua. (sam/jpnn)

Nama 42 calon menteri yang diajukan kabinetrakyat.org sesuai hasil polling: (data asal daerah hasil pelacakan JPNN dari berbagai sumber)

1. Menteri Pendidikan Nasional : Anies Baswedan dengan 3.032 pemilih, (Kuningan, Jabar)
2. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral : Poltak Sitanggang dengan 2.753 pemilih, (Sumut)
3. Menteri Perindustrian : Dahlan Iskan dengan 2.604 pemilih (Jatim)
4. Jaksa Agung : Abraham Samad dengan 2.559 pemilih (Makassar)
5. Menteri Sekretaris Negara : Maruarar Sirait 2.534 pemilih (Medan, Sumut)
6. Menteri Kesehatan : Ribka Tjibtaning 2.379 pemilih (Jogja)
7. Menteri Negara Lingkungan Hidup : Erwin Usman 2.369 pemilih (Buton)
8. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif : Najwa Shihab dengan 2.346 pemilih (Makassar)
9. Menteri Luar Negeri : Hikmahanto Juwana dengan 2.195 pemilih (Jakarta)
10. Kepala BNP2TKI : Anis Hidayah dengan 2.155 pemilih (Bojonegoro, Jatim)
11. Menteri Sosial : Khofifah Indar Parawansa dengan 2.127 pemilih (Surabaya, Jatim)
12. Menteri Agama : Komarudin Hidayat dengan 2.111 pemilih (Magelang, Jateng)
13. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi : Rieke Diah Pitaloka dengan 2.109 pemilih (Garut, Jabar)
14. Menteri Perumahan Rakyat : Mohammad Jehansyah Siregar dengan 2.102 pemilih (Medan, Sumut)
15. Menteri Dalam Negeri : Basuki Tjahaja Purnama dengan 2.091 pemilih, (Belitung Timur, Babel)
16. Menteri Perhubungan : Ignasius Jonan dengan 2.087 pemilih (Jakarta, kelahiran Singapura)
17. Menteri Riset dan Teknologi : Yohanes Surya dengan 2.067 pemilih (Jakarta)
18. Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat : Tri Rismaharini dengan 2.035 pemilih (Kediri, Jatim)
19. Menteri Pemuda dan Olahraga : Adian Napitupulu dengan 1.966 pemilih, (Jakarta, lahir di Manado)
20. Menteri Komunikasi dan Informatika : Onno W Purba dengan 1.966 pemilih (Bandung)
21. Menteri Koordinator Perekonomian : Faisal Basri Batubara dengan 1.897 pemilih (Bandung)
22. Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal : Indra J. Piliang dengan 1.894 pemilih (Sumbar)
23. Menteri Pertanian : Dwi Adreas Santosa dengan jumlah 1.888 pemilih,
24. Kepala Badan Pertanahan Negara (BPN) : Usep Setiawan dengan 1.880 pemilih (Jabar)
25. Menteri Hukum dan HAM : Zainal Arifin Muchtar dengan 1.863 pemilih (Makassar)
26. Menteri Kelautan dan Perikanan : Hugua dengan 1.859 pemilih (Sultra)
27. Menteri Pembangunan Perencanaan Negara/Bappenas : Agus Suhartono dengan 1.830 pemilih (Jatim)
28. Menteri Perdagangan : Marie Elka Pangestu dengan 1.822 pemilih (Jakarta)
29. Menteri Keuangan : Hendrawan Supratikno dengan 1.777 pemilih (Cilacap, Jateng)
30. Menteri Pekerjaan Umum : Marwan Jafar dengan 1.762 pemilih (Pati, Jateng)
31. Menteri Pertahanan : Mayjen (Purn) TNI TB. Hasanuddin dengan jumlah 1.759 pemilih, (Jabar)
32. Kepala Badan Intelijen Negara : As’ad Said Ali dengan jumlah 1.747 pemilih, (Kudus/Jateng)
33. Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah : Budiman Sudjatmiko dengan jumlah 1.743 pemilih, (Cilacap, Jateng)
34. Kepala BKPM : Ichsanoodin Noorsy dengan jumlah 1.634 pemilih (Jakarta)
35. Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan : Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan dengan jumlah 1.624 pemilih (Toba Samosir, Sumut)
36. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak : Wanda Hamidah dengan jumlah 1.584 pemilih (Jakarta)
37. Menneg Badan Usaha Milik Negara : Edwin H. Sukow ati dengan jumlah 1.567 pemilih,
38. Menteri Kehutanan: Chalid Muhammad dengan pemilih 1.493 (Sulawesi Tengah)
39. Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi :  Komarudin Watubun dengan 1.315 pemilih (Maluku)
40. Sekretaris Kabinet : Pramono Anung Wibowo dengan 1.152 pemilih (Kediri, Jatim)
41. Ketua Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan : Budi Arie Setiadi dengan 928 pemilih (Jakarta)
42. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) : Eko Teguh Paripurno dengan 720 pemilih. (Pasuruan, Jatim)