Home Nanggroe Air Bah Terjang Kampung Penghasil Giok

Air Bah Terjang Kampung Penghasil Giok

444
3
SHARE

Atjehcyber.com – Sebanyak 20 rumah warga di Dusun Kala Empu, Kampung Lumut, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, Senin (10/11/2014) sekira pukul 23.00 WIB, terendam air bah. Dari puluhan rumah warga yang terendam banjir di daerah pengahsil batu giok itu, hanya satu rumah warga yang rusak parah lantaran diterjang air bah yang datang tiba-tiba dari kawasan sungai yang ada di dusun itu.

Sedangkan belasan rumah warga terendam banjir dan beberapa harta benda milik masyarakat juga ikut “berenang”. Namun, tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. “Memang kemarin, hujan sejak sore sampai tadi malam. Tiba-tiba sungai yang ada di belakang dusun ini, meluap dan masuk kedalam rumah warga,” kata Reje (keucik) Kampung Lumut, Rasyidin kepada Serambi Selasa (11/11/2014).

Dikatakan Rasyidin, luapan air sungai yang merendam puluhan rumah milik warga Dusun Kala Empu, mengakibatkan masyarakat setempat sempat mengungsi ke daerah yang lebih aman, di lapangan yang tidak jauh dari lokasi kejadian. “Memang kawasan ini, sering terendam ketika musim hujan. Tahun lalu juga, air sungai yang ada di belakang Dusun Kala Empu, meluap masuk ke kedalam rumah warga,” ujarnya.

Korban yang rumahnya terendam banji diantaranya Sarmin aman Yuni, Aman Dar, Ramudin Amara, Aman Fera, Mashuri aman Serli, Aman Serimah, Samijan, Kulah, Ir, Aman Den, Aman Mayang, Aman Dea, Suri, Aman Iwan, Kudrat, Irem, Aman Dayat, Aman Andiko, Aman Kris, dan Rasia. “Rumah warga yang rusak parah, Sarmin. Selain rumah, beberapa harta bendanya ikut terendam air,” ungkap Rasyidin.

Banjir yang menerjang Dusun Kala Empu, dengan cepat menyebar ke kalangan warga Kota Takengon. Pasalnya, informasi awal yang diterima daerah tersebut, telah diterjang banjir bandang lantaran guyuran hujan deras yang terjadi sejak Senin (10/11/2014) sore. Sedangkan jarak dari Ibukota Takengon menuju Kampung Lumut, memakan waktu hingga enam jam lebih, dengan jarak tempuh hampir 70 kilometer. Ruas jalan menuju daerah itu, sedang dalam proses perbaikan.

  • Sumber: Serambi Indonesia

Comments are closed.