stat counter Di Lhoksemawe Orang Tua Culik Anaknya Sendiri | Aceh Online Magazine

Di Lhoksemawe Orang Tua Culik Anaknya Sendiri

138419_620

Atjehcyber.comSuhaimi (5), bocah asal Desa Me Meureubo, Kecamatan Tanah Pasir, Aceh Utara, Kamis (11/9) sekitar pukul 11.30 WIB diculik seorang pria yang mengendarai sepeda motor (sepmor) Vario. Bocah itu dilarikan ke kawasan Aceh Timur, tapi sembilan jam kemudian berhasil diselamatkan aparat Polres Aceh Utara dalam sebuah rumah di Idi, Aceh Timur. Utang-piutang antara orang tua korban dengan pihak pelaku diduga melatarbelakangi penculikan itu.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Serambi, Jumat (12/9) kemarin, pria yang menculik Suhaimi di rumah orang tua korban sekitar pukul 11.00 WIB. Namun, saat itu ibu korban, Syariah (36), sedang mencuci pakaian di sungai yang berada di belakang rumahnya. Sementara bocah Suhaimi tinggal di rumah bersama neneknya.

Pria tersebut meminta izin pada nenek si bocah untuk membawa cucunya membeli jajan di kios terdekat. Tapi belakangan Syariah mendapat pesan pendek (sms) dari pria itu bahwa dia telah membawa kabur Suhaimi ke kawasan Aceh Timur. Pelaku juga mengirim pesan agar ibu korban tidak mencari anaknya.

Karena khawatir terjadi hal buruk terhadap anaknya, ibu korban pun langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Tanah Pasir. Informasi tentang hilangnya Suhaimi pun diteruskan polsek ke Polres Aceh Utara. Setelah mengumpulkan informasi awal, polisi langsung mengejar pria tersebut.

“Sejumlah warga kampung kami ikut membantu mencari korban ke Aceh Timur. Tak lama kemudian kami dapatkan informasi bahwa Suhaimi sudah ditemukan di kawasan Aceh Timur. Sedangkan pria yang menculiknya telah kabur,” kata Herman, keluarga korban yang berasal dari Desa Me Meureubo kepada Serambi kemarin.

Menurut Herman, pria yang menculik Suhaimi sebelumnya juga sering datang ke rumah orang tua korban. Namun, dia tak mengetahui untuk keperluaan apa. “Informasi yang saya dengar karena utang. Tapi pastinya saya juga tidak tahu. Semalam sekitar pukul 02.00 WIB dini hari bocah Suhaimi dan ibunya telah kembali ke rumahnya. Mereka masih trauma atas kejadian itu,” ucap Herman.

Bocah Suhaimi selama ini tinggal bersama ibu dan neneknya. Sedangkan ayahnya berada di Malaysia.

 Korban dititip
Kapolres Aceh Utara, AKBP Gatot Sujono melalui Kasat Reskrim Iptu Mahliadi kepada Serambi kemarin menyebutkan, setelah mendapat informasi tentang hilangnya Suhaimi, polisi langsung bergerak cepat mengejar pelaku, sehingga korban berhasil ditemukan sembilan jam kemudian.

Saat ditemukan, bocah tersebut dititipkan pelaku di sebuah rumah warga, sementara dia langsung kabur dengan menonaktifkan hp-nya. Penyidik telah memintai keterangan dari ibu korban untuk proses penyidikan lebih lanjut. (serambi)