Home Nanggroe Didera Stroke, Janda Miskin Terbaring Enam tahun

Didera Stroke, Janda Miskin Terbaring Enam tahun

364
0
SHARE

Atjehcyber.com | Nek Rohani (61), warga Gampong Rheung-rheung, Kecamatan Kembang Tanjung, Pidie, sudah enam tahun terbaring tak berdaya. Wanita uzur itu didera stroke dan komplikasi sejumlah penyakit lainnya seperti hipertense stadium dua, serta insfeksi saluran kemih. “Sudah bolak-balik masuk rumah sakit. Saat ini sudah tiga malam dirawat,” kata Salbiah (45) adik kandung Nek Rohani yang ditemui di Ruang Safa, Rumah Sakit Mufid Kota Sigli, Jumat (8/8).

Salbiah menceritakan, kakaknya itu sudah enam tahun terbaring dan tak berdaya. Sehari-harinya Rohani tinggal sebatangkara di Gampong Rheung-rheung. Sebelumnya, Nek Rohani memiliki suami bernama Rusli dan delapan orang anak. “Namun semua anak dan suami kakak saya sudah meninggal dunia dalam rentang waktu enam tahun,” kisahnya.

Untuk makan sehari-hari, Rohani bergantung belas kasihan orang lain. Dan Salbiah sendiri juga mengaku hidup di bawah garis kemiskinan. Bahkan suaminya hanya bekerja sebagai juru parkir yang pndapatanya setiap hari hanya cukup untuk menutupi kebutuhan keluargnya sendiri.

“Kami tak tahu lagi harus berbuat apa, meskipun pengobatan Kakak ditanggung JKA, tapi untuk biaya hidup penjaga janda miskin itu di rumah sakit yang setiap hari kesulitan,”ujar Salbiah.

Ketika dijenguk Serambi kemarin di Rumah Sakit Mufid Sigli, kondisi Rohani terbaring di atas ranjang dan wajahnya sangat pucat. Tubuhnya tak bisa digerakkan. Nek Rohani bisa lagi berbicara, kecuali dengan bahasa isyarat anggota tubuh. “Untuk bawa kakak ke rumah sakit, saya terpaksa meminta uang dari orang lain, karena itu kami berharap ada dermawan yang mau membantu, sehingga kesusahan kami bisa berkurang,”ujar Salbiah.(aya/serambi)