Home Nanggroe Konser Slank di Banda Aceh Bentrok dengan Zikir Ustad Arifin Ilham

Konser Slank di Banda Aceh Bentrok dengan Zikir Ustad Arifin Ilham

2502
0
SHARE

Balia mendesak agar panitia kegiatan konser dapat menunda acara tersebut.

Konser_Slank

Atjehcyber.com – Grup band Slank dijadwalkan tampil di lapangan Blang Padang, Banda Aceh, pada Sabtu malam, 20 September 2014. Namun, pada saat bersamaan, ada perhelatan zikir akbar bersama Ustad Arifin Ilham di Banda Aceh. Dua lokasi ini hanya terpaut beberapa ratus meter.

Humas Satuan Tugas Percepatan Pembangunan Aceh (Satgas PPA), Muhammad Balia, merasa kecewa dengan kejadian ini.

“Bagi kami ini sesuatu yang seolah mengolok-mengolok. Bagaimana bisa dua kegiatan yang kontras dilaksanakan di waktu yang bersamaan. Lokasinya itu berdekatan. Ini memalukan sekali,” kata Muhammad Balia dalam siaran pers yang diterima ATJEHPOST.Co, Jumat malam, 19 September 2014.

Menurut Balia, konser Slank seolah ingin segera membantah apa yang saat ini sedang diusahakan oleh Pemerintah Aceh untuk membentuk citra Aceh yang lebih Islami.

“Zikir adalah kegiatan keagamaan, yang membutuhkan suasana yang tenang dan kusyuk. Dan itu tak akan mungkin bisa didapatkan kalau dalam waktu bersamaan, beberapa ratus meter dari Masjid Raya juga dilaksanakan konser musik yang biasanya dengan suasana yang hura-hura,” kata Balia.

Balia mendesak agar panitia kegiatan konser untuk dapat menunda acara tersebut. Jika tetap dilaksanakan, Balia menilai hal itu tidak beretika dan memalukan.

“Panitia konser seperti ingin membuat malu Pemerintah Aceh yang jauh-jauh hari sudah mempersiapkan acara zikir akbar,” katanya.

Tanggapan lebih keras disampaikan Teungku Bulqaini Tanjungan, Sekjen Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA).

“Tak boleh itu! Bagaimana ini, masyarakat sedang berzikir, tapi di sebelahnya ada konser. Muspida harus bersatu untuk mengatasi ini,” kata Teungku Bulqaini.

“Tentu saja kami tidak punya wewenang apa-apa dalam hal ini. Tapi kami, dari ulama HUDA meminta dengan sangat kepada panita agar konser itu tidak dilaksanakan,” tambah Bulqaini.[habaAceh/adivammar/voa-islam.com]