Home Nanggroe Nagan Raya Diusulkan Bangun Masjid dari Giok

Nagan Raya Diusulkan Bangun Masjid dari Giok

481
0
SHARE

mesjid-dari-giok

Atjehcyber.com – Lembaga yang bergerak di bidang riset dan konsultan pembangunan Independent Research Institute (IRI) menilai munculnya batu giok di Kabupaten Nagan Raya telah membuka banyak lapangan kerja baru. Mulai dari penambang, pengangkut, pengasah batu hingga penjual batu.

Kondisi ini menjadi peluang baru bagi pemerintah kabupaten setempat untuk mengurangi jumlah pengangguran. Pemerintah juga diminta mengatur regulasi mengenai eksplorasi batu giok sehingga tidak berdampak negatif bagi lingkungan.

Dengan cara ini, pemerintah setempat tidak perlu menutup seluruh tambang batu giok yang selama ini menjadi sumber pencarian masyarakat setempat.

“Kalau masyarakat ambilnya secara normal saya pikir tidak menjadi masalah, baru menjadi masalah kalau dibuka tambang-tambang besar, makanya kita berharap agar pemkab membuat semacam regulasi yang juga tidak merugikan masyarakat,” kata Direktur IRI, Mulyadi Nurdin, melalui surat elektronik kepada Atjehpost.co, Minggu, 8 Februari 2015.

Hal ini disampaikan untuk menyikapi keputusan Pemerintah Kabupaten Nagan Raya yang secara resmi menghentikan sementara seluruh aktivitas penambangan batu giok, dan sejenisnya di wilayah itu sejak Kamis, 5 Februari 2015 lalu.

Mulyadi menambahkan pemerintah Nagan Raya seharusnya bersyukur dengan adanya hasil alam melimpah di kabupaten tersebut, menurutnya pemkab Nagan Raya seharusnya mampu mengelolanya dengan baik, sehingga kedepan Nagan Raya bisa dikenal sebagai penghasil batu giok.

“Pemkab Nagan Raya juga sudah bisa berpikir untuk membuat museum tempat menyimpan giok-giok yang bagus-bagus dan unik, termasuk misalnya membuat satu masjid yang bahan bakunya dari giok, saya kira ini akan menjadi daya tarik bagi wisatawan ke depan,” katanya.[]