stat counter Pasangan Zina di Aceh Besar Dicambuk 100 Kali | Aceh Online Magazine

Pasangan Zina di Aceh Besar Dicambuk 100 Kali

Ilustrasi. DailyMail

ATJEHCYBER.com – Satu pasangan bukan suami isteri dihukum 100 kali cambuk setelah dinyatakan terbukti melakukan perbuatan zina oleh Mahkamah Syariah Aceh Besar. Pasangan zina tersebut yakni Efendi (22) dan Mariana (36) warga Kecamatan Masjid Raya yang ditangkap warga di sebuah rumah di Gampong Lam Kruet 3 April 2017, sekira pukul 21.30 WIB.

Keduanya dieksekusi bersama 23 terpidana kasus khamar (minuman keras) dan Maisir (judi) Aceh di halaman Masjid Al Munawarah Kota Jantho Kabupaten Aceh Besar, Jumat (16/6).

Selain 100 kali, masing-masing terpidana juga dihukum juga dihukum 9 hingga 60 kali cambuk.

Kepala Kejaksaan Negeri Jantho Murdani SH mengatakan para pelaku ditangkap di sejumlah lokasi terpisah di Kabupaten Aceh Besar baik oleh kepolisian maupun warga pada priode Maret hingga Mei dan diserahkan kepada penyidik Satpol PP WH.

Seluruh pelaku disidangkan dalam 12 berkas perkara terpisah.

“Proses penangkapannya ada yang dilakukan oleh kepolisian ada juga warga baru kemudian diserahkan ke penyidik Satpol PP dan WH untuk proses persidangan hingga vonis,”kata Murdani SH kepada AJNN, Jumat (15/6).

Eksekusi yang berlangsung sebelum pelaksanaan salat Jumat tersebut disaksikan ratusan warga Kota Jantho.
Selain menyoraki para terpidana, masyarakat yang berada di lokasi juga mengabadikan prosesi cambuk menggunakan telepon genggam.

Masing-masing terpidana mendapat pengurangan hukuman cambuk bervariasi, sesuai masa penahanan yang dijalani selama proses hukum.

Adapun terpidana dihukum 9 kali cambuk yakni Abdul Mustafa, (25) yang ditangkap personel Polda Aceh karena berjudi di Pasar Malam Lamreung, Darul Imarah pada 23 April lalu.

T Zulkifli (44), Iqbal Munzin, (24) ditangkap personel Polresta Banda Aceh dalam penggrebekan arena Pasar Malam di Gampong Cot Paya Baitussalam, 3 Mei lalu.

Selanjutnya terpidana yang dihukum 10 kali cambuk yakni Hasanuddin, (37), M Ali (51) Abdul Manaf, (50), Faisal Aroza, (35) dan Bukhari (38). Kelimannya ditangkap Personel Polda Aceh tengah berjudi di sebuah warung kopi di Gampong Lambaro Bileu Kuta Baro pada 27 April 2017.

Sementara terpidana yang didera 25 kali cambuk yakni Guntama, (25) Dani Suandi (44), Hendra Tarigan (18) Rustam Efendi (36). Mawardi (29), Syahrul Ramadhan (21) Dedi Riko (24), Khairul Fauzi (24) dan Feri Kenedy (20).

Selanjutnya Andi Syahputra,(32) Irwansyah (32) dan Husaini (45) yang dihukum 28 kali cambuk. ke 12 terpidana ditangkap personel polresta Banda Aceh, saat menggrebek arena Pasar malam di Gampong Cot Paya, Baitussalam, 3 Mei 2017.

Sementara itu terpidana kasus khamar (minumar keras) yang dihukum 40 dan 60 kali cambuk, yakni Syahril (29) dan Muhammad (51) dan Darmansyah (55).Ketigannya ditangkap tim Satpol PP WH dan kepolisian saat menggrebek kios tambal ban di kawasan Gampong Blang Cut Kecamatan Suka Makmur pada 14 Maret 2017.(Ajnn.net)