stat counter Puluhan Dokter Ahli ‘Praktik’ di Sarah Raya | Aceh Online Magazine

Puluhan Dokter Ahli ‘Praktik’ di Sarah Raya

Atjehcyber.com | Puluhan dokter ahli dan umum dari Provinsi dan Kabupaten Aceh Jaya, Sabtu (9/8) dikerahkan ke Sarah Raya, Kecamatan Pasie Raya, Aceh Jaya memberikan pengobatan gratis secara massal bagi warga di Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Teunom yang tercemar racun. ‘Praktik’ dadakan dokter ahli dan dokter umum tersebut disambut sukacita oleh masyarakat Sarah Raya yang akhir-akhir ini resah dengan imbas pencemaran Krueng Teunom.

Pantauan Serambi, ratusan warga dari kawasan Sarah Raya dan sekitarnya berbondong-bondong ke lokasi praktik dokter untuk mendapatkan layanan kesehatan. Masyarakat berharap bisa terhindar dari dampak racun yang mencemari Krueng Teunom.

Para dokter yang datang secara bersamaan ke Sarah Raya kemarin mulai membuka pelayanan sekitar pukul 15.00 WIB yang berlangsung di dua posko yakni di Desa Sarah Raya dan Alue Jang, Kecamatan Pasie Raya.

Direktur RSUZA Banda Aceh, dr Syahrul di sela-sela kegiatan pengobatan massal di Sarah Raya kepada wartawan mengatakan, misi ke Sarah Raya melibatkan 14 dokter ahli, 31 dokter umum, dan 68 orang pendamping.

Mereka ditugaskan untuk melayani warga yang diduga terkena dampak pencemaran Krueng Teunom. Menurut Syahrul, dokter ahli yang ditugaskan ke Sarah Raya di antaranya spesialis penyakit dalam, mata, telinga, dan kulit. Jika hasil pemeriksaan mereka harus dibawa ke Banda Aceh, maka pasien langsung diboyong tanpa melalui perantara.

Ia menambahkan, setelah dilakukan pemeriksaan, akan diketahui penyakit apa saja yang diderita oleh warga di Desa Sarah Raya dan sekitarnya sebagai akibat pencemaran Krueng Tenom.

Bupati Aceh Jaya, Ir Azhar Abdurrahman mengatakan, pencemaran Krueng Teunom merupakan imbas dari Tangse, Kabupaten Pidie. Hal itu telah menyebabkan hilangnya sebagian mata pencarian masyarakat di sepanjang DAS Krueng Teunom seperti yang sehari-hari bekerja mencari ikan kerling. “Dengan adanya pengobatan massal diharapkan memberikan kenyamanan kepada masyarakat dan sebagian warga yang terkena dampak pencemaran,” kata Bupati Aceh Jaya.(c45/serambi)